Danantara Dinilai Mesti Siapkan BUMN Pengelola Mode Transportasi Roda 4-Roda 2

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mei 2026, 14:07
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Sandri Rumanama. Sandri Rumanama.

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Langkah strategis ini diambil untuk memuluskan kebijakan pemangkasan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) menjadi maksimal 8% demi menyejahterakan mitra pengemudi.

Merespons hal itu, aktivis nasional Sandri Rumanama menilai upaya tersebut takkan optimal apabila pemerintah hanya membeli saham, namun tak menyiapkan sarana maupun prasarana dalam pengelolaan saham pemerintah tersebut.

"Memang kecil sih hanya 8% namun harusnya pemerintah melalui Danantara sudah mestinya melek bisnis, mode digital bisnis transportasi sangat menjanjikan harus dimaksimalkan, minimal ada BUMN pengelola transportasi mode digital roda 2 dan roda 4," ujar Sandri, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dia menjelaskan, gurita bisnis transportasi kendaraan roda empat dan roda dua, telah bertransformasi menjadi ekosistem masif yang mengintegrasikan layanan ride-hailing dengan sektor otomotif, logistik, dan finansial.

Inovasi dan model bisnis terintegrasi ini harusnya dimanfaatkan juga oleh Danantara. Apalagi, Gojek dan Grab mendominasi pasar melalui integrasi mobilitas layanan roda dua dan roda empat, dengan layanan pendukung yang telah bertransformasi menjadi mode digital.

"Ini bisnis yang menjanjikan, harusnya pemerintah melalui Danantara bukan sekadar pembelian saham namun perlu didorong manajemen pengelolaan oleh pemerintah bisa jadi skema holding ke BUMN ada seperti Damri atau dibuat BUMN baru," papar Sandri yang juga Komisaris Utama PT Kontra Narasi Multimedia.

x|close