Prabowo Bawa Oleh-oleh Kesepakatan Strategis Senilai Rp61,25 Triliun dari Prancis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mei 2026, 04:21
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis (Sekretariat Presiden)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Indonesia setelah menuntaskan kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan membawa sejumlah hasil konkret, termasuk kerja sama strategis yang nilainya mencapai Rp61,25 triliun.

Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kemitraan di berbagai sektor penting, mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga pertahanan.

Salah satu pencapaian utama dalam lawatan tersebut adalah peluncuran France-Indonesia High Level Business Council, sebuah forum yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha dari kedua negara. Kehadiran forum ini turut menghasilkan sejumlah kesepakatan bisnis baru.

"Momentum peluncuran dewan bisnis tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar atau setara Rp 61,25 triliun yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan," demikian pernyataan Bakom.

Selain menjalankan agenda kenegaraan, Prabowo juga memanfaatkan kunjungannya untuk bersilaturahmi dengan diaspora Indonesia di Paris. Ia turut melaksanakan salat Iduladha bersama masyarakat Indonesia yang tinggal di Prancis. Kepulangan Prabowo menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan diplomatiknya di negara tersebut.

Baca Juga: Sebelum Tinggalkan Paris, Prabowo Abadikan Momen Hangat Bersama Pengawal Prancis

Pada kesempatan yang sama, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyambut positif pembentukan France-Indonesia High Level Business Council. Menurutnya, forum ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan ekonomi kedua negara.

Dewan bisnis tingkat tinggi tersebut diresmikan pada 28 Mei 2026 dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto serta Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," ujar Rosan dalam keterangan tertulis yang dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi.

Forum itu mempertemukan 30 pemimpin perusahaan dan pelaku industri utama dari Indonesia dan Prancis yang memiliki total kapitalisasi pasar mencapai USD 1,3 triliun. Dewan bisnis tersebut dipimpin bersama oleh Ketua France-Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone, Antoine de Saint-Affrique, dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron  <b>(Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)</b> Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)

Rosan menjelaskan bahwa peluncuran forum tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan total nilai USD 3,5 miliar. Kerja sama itu mencakup bidang ketahanan energi, perdagangan, serta sektor pertahanan.

"Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif," kata Rosan.

Pesawat Garuda Indonesia GA-1 yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu pagi. Berdasarkan siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo turun dari pesawat sekitar pukul 10.19 WIB.

Baca Juga: Prabowo Bakal Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Gedung Pancasila

Setibanya di Tanah Air, Prabowo disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Presiden juga sempat berbincang dengan para pejabat yang hadir menyambut kepulangannya.

Kunjungan kenegaraan ke Prancis ini dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

x|close