Rupiah Kamis Dibuka Melemah Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 11:08
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi dolar dan rupiah Ilustrasi dolar dan rupiah (Antara/ Reno Esnir)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis 4 Juni 2026. 

Adapun Rupiah terkoreksi 28,5 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.995 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.966 per dolar AS.

Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, penguatan dolar AS juga didukung oleh sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan kondisi lebih baik dari perkiraan pasar. 

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah tensi geopolitik yang meningkat di timteng. Data pekerjaan AS ADP dan ISM Jasa yang lebih kuat dari perkiraan juga ikut mendukung dolar AS," ucap Lukman, Kamis 4 Juni 2026.

Baca juga: Rupiah Makin Tersungkur, Dolar AS Tembus Level Rp18.000

Dari dalam negeri, ia sentimen pasar dinilai masih belum kondusif. 

Ibrahim menyebut kondisi ini membuat rupiah kembali bergerak mendekati level psikologis baru di kisaran Rp18.000 per dolar AS.

Ibrahim memperkirakan Bank Indonesia (BI) berpotensi melakukan intervensi secara agresif guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Sentimen domestik yang masih buruk, namun kembali mendekati level psikologi baru, kemungknan BI akan mengintervensi secara agresif," lanjutnya.

Baca juga: Rupiah Terus Merosot ke Rp17.900 per Dolar AS, Purbaya Tepis Isu Fiskal Berantakan

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS. 

x|close