Ntvnews.id, Jakarta - Google mulai menguji fitur baru yang memungkinkan pemilik situs web mengontrol penggunaan konten mereka dalam layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI). Melalui fitur tersebut, pengelola situs dapat memilih untuk tidak mengizinkan kontennya digunakan dalam layanan seperti AI Overviews maupun AI Mode tanpa memengaruhi posisi mereka di hasil pencarian reguler.
Ilustrasi - Parlemen Uni Eropa mengganti Google dengan mesin pencari Prancis dalam upaya mewujudkan kedaulatan digital. Anadolu Agency/pri. (Antara)