Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 11 Agustus 2026.
Namun, memasuki pertengahan sesi pertama IHSG berbalik melemah.
Berdasarkan data RTI, IHSG mengawali perdagangan di level 6.383. Hingga pukul 10.28 WIB, IHSG tercatat turun 0,66 persen ke level 6.323.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.388. Sementara itu, level terendah berada di 6.291.
Baca juga: IHSG Awal Pekan Menguat ke Level 6.440
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 168 saham tercatat menguat, 431 saham melemah, dan 185 saham lainnya stagnan.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 16,627 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,119 triliun.
Sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 909,047 transaksi hingga pertengahan sesi pertama.
Di tengah pergerakan IHSG yang tertekan, MNC Sekuritas dalam riset hariannya masih melihat adanya peluang penguatan indeks.
Baca juga: IHSG Senin Diproyeksi Menguat, Saham Ini Bisa Jadi Pilihan
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan target pada rentang 6.440-6.544.
"IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544," tulis MNC Sekuritas.
Namun, investor perlu cermati kembali akan adanya potensi lanjutan koreksi dalam jangka pendek ke rentang 6.308-6.360.
Adapun level support IHSG berada di 6.319 dan 6.201, sedangkan resistance berada di 6.454 dan 6.599.
Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom)