Purbaya Bakal Rem Permintaan Anggaran Tambahan Kementerian: Disiplin Fiskal Harus Dijaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 20:24
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengurangi pemberian anggaran belanja tambahan (ABT) kepada kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun mendatang. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengurangi pemberian anggaran belanja tambahan (ABT) kepada kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun mendatang. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengurangi pemberian anggaran belanja tambahan (ABT) kepada kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun mendatang. 

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga disiplin fiskal sekaligus mendorong penyusunan anggaran yang lebih akurat .

Bendahara Negara itu menyebut permintaan tambahan anggaran kerap muncul di tengah tahun, bahkan tidak jarang diajukan sejak awal tahun anggaran berjalan.

"ABT itu anggaran belanja tambahan. Kadang-kadang tuh kementerian di tengah-tengah tahun minta anggaran lagi. Bahkan kadang di awal tahun," ucap Purbaya, Rabu 1 Juli 2026. 

Baca juga: Purbaya Ungkap Biang Kerok Terjadinya Defisit Neraca Perdagangan RI

Namun, ia menyebut pemberian tambahan anggaran secara cepat seperti yang kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumna tidak bisa terus dipertahankan. 

Sebab, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perencanaan anggaran belum disusun secara optimal.

"Dulu sering ditambah dengan cepat. Tapi sekarang kalo kita seperti itu terus, kan berarti pengeluaran kita ngga benar," lanjutnya.

Purbaya menegaskan, pemerintah harus menjaga disiplin fiskal bukan hanya dari sisi besaran defisit anggaran, tetapi juga dengan berpegang pada APBN yang telah ditetapkan sebelum tahun anggaran dimulai.

"Kita bisa kalo ngga hati-hati, disiplin fiskalnya bisa ngga terjaga. Jadi bukan hanya defisit aja. Untuk disiplin fiskal itu juga harus mengacu kepada anggaran yang sudah ditetapkan setahun sebelumnya," jelasnya.

Baca juga: Purbaya Lantik 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Ada Sudarto hingga Evita Mantovani

Karena itu, ia akan meminta seluruh kementerian dan lembaga menyusun kebutuhan anggaran secara lebih akurat agar permintaan anggaran belanja tambahan dapat ditekan.

"Saya akan minta ke Kementerian/Lembaga untuk membuat anggaran yang lebih akurat untuk tahun-tahun depan. Jadi ABTnya, anggaran belanja tambahannya mungkin akan kita kurangi semaksimal mungkin," beber Purbaya.

Meski demikian, Purbaya mengakui hingga saat ini masih ada sejumlah kementerian yang mengajukan permintaan anggaran belanja tambahan. 

Namun, ia belum memerinci kementerian mana saja yang telah meminta anggaran tambahan.

"Ada beberapa," katanya.

x|close