Rupiah Jumat Menguat ke Level Rp17.950 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 09:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026.

Adapun mata uang Garuda naik 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.950 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah didorong oleh melemahnya dolar AS setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, khususnya data Non-Farm Payrolls (NFP), yang tercatat lebih lemah dari ekspektasi pasar.

Pelemahan data tenaga kerja AS memberikan tekanan terhadap dolar AS sehingga membuka ruang penguatan termasuk rupiah.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolarr AS yang tertekan setelah data pekerjaan AS NFP yang lebih lemah dari perkiraan," ucap Lukman, Jumat 3 Juli 2026.

Baca juga: Pelaku UMKM Adukan Dugaan Penahanan Saldo Miliaran Rupiah oleh TikTok Shop ke DPR

Baca juga: Dolar AS Menguat, Rupiah Makin Tertekan Dekati Rp18.000

Menurutnya, penguatan rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung signifikan. Hal itu disebabkan sentimen investor asing terhadap pasar keuangan domestik yang dinilai masih belum sepenuhnya pulih.

"Namun penguatan akan terbatas mengingat sentimen investor asing terhadap pasar domestik masih belum pulih," jelasnya.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.

x|close