Ntvnews.id, Jakarta - Pendiri PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, mengungkapkan bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam menjadi salah satu pemegang saham perseroan dengan porsi kepemilikan di atas 1 persen.
Pernyataan tersebut disampaikan Raffi saat menjelaskan kehadiran Haji Isam dalam seremoni pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) RANS yang digelar di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 10 Juli 2026.
“Memang beliau (Haji Isam) bisa dilihat nanti juga karena dalam kepemilikan 1 persen jelas. Dan iya beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya, beliau menjadi mentor saya juga, salah satu mentor saya juga,” ujar Raffi dalam konferensi pers seusai seremoni IPO RANS di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026
Menurut Raffi, Haji Isam selama ini dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan dorongan kepada generasi muda agar terus berkembang dan berani maju.
Baca Juga: Resmi Melantai di Bursa, RANS Entertainment Buka Suara soal Isu Pencucian Uang
Ia juga menilai kehadiran pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut dalam seremoni IPO merupakan bentuk dukungan nyata terhadap RANS. Selain itu, kehadiran Haji Isam dinilai dapat memberikan sinyal positif kepada investor lain untuk ikut mendukung pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.
"Itu (kehadiran Haji Isam) adalah kehormatan juga buat kami, dan juga legitimate bahwa seorang Haji Isam. Dan nanti ada haji-haji yang lain, pengusaha-pengusaha investor yang lain yang percaya sama kita, itu menunjukkan bahwa RANS tidak main-main," ujar Raffi.
Meski demikian, berdasarkan daftar pemegang saham dengan kepemilikan lebih dari 1 persen yang dipublikasikan RANS, nama Haji Isam maupun perusahaan yang terafiliasi dengannya belum tercantum.
Dalam daftar tersebut, Raffi Ahmad menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 7,93 miliar saham atau setara 62,93 persen. Selanjutnya, PT Indonesia Entertainment Grup yang merupakan bagian dari Grup Emtek menguasai 7,23 persen saham, sementara Soultan Ariq Rachman dan COO Danantara/Kepala BP BUMN Dony Oskaria masing-masing memiliki 2,74 persen.
Adapun Susanto Hartono tercatat menguasai 1,14 persen saham RANS. Nagita Slavina Mariana Tengker memiliki 0,99 persen, sedangkan putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menguasai 0,91 persen saham.
Baca Juga: RANS Gunakan Dana IPO Rp161,5 Miliar untuk Gelar 16 Konser hingga 2028
Sementara itu, Hikmat Janika memiliki 0,68 persen saham, disusul PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebesar 0,61 persen. Setelah IPO resmi terlaksana, porsi kepemilikan publik mencapai 20,02 persen.
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal Indonesia melalui mekanisme IPO.
Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 34,12 persen atau naik 58 poin menjadi Rp228 per saham dari harga penawaran awal Rp170 per saham. Ketika harga mencapai batas ARA, sistem bursa secara otomatis menolak antrean transaksi beli maupun jual.
Dalam aksi korporasi tersebut, RANS melepas sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp170 per saham, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.
(Sumber: Antara)
Jajaran pengurus PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) melihat layar digital perdagangan saham bagian dari seremoni Initial Public Offering (IPO) RANS di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026 (Antara)