Menkop Siapkan Tiga Langkah Percepat Penguatan Koperasi, Fokus pada Modernisasi dan Digitalisasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 11:20
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menkop Ferry Juliantono memaparkan upaya pemerintah dalam percepatan koperasi di Indonesia pada acara silaturahmi dengan tokoh ulama dan pegiat koperasi, di Pendopo Agung Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 21 Juli 2026. Menkop Ferry Juliantono memaparkan upaya pemerintah dalam percepatan koperasi di Indonesia pada acara silaturahmi dengan tokoh ulama dan pegiat koperasi, di Pendopo Agung Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 21 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Pamekasan - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan tiga strategi untuk mempercepat penguatan koperasi agar mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh ulama dan pegiat koperasi di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 21 Juli 2026, Ferry menjelaskan langkah pertama yang dilakukan adalah membangun kembali citra koperasi agar lebih menarik bagi generasi muda.

"Pertama, membangun kembali citra koperasi agar lebih diminati generasi muda melalui wajah koperasi yang modern, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman," kata Menkop.

Langkah berikutnya adalah memperkuat tata kelola koperasi, baik dari sisi kelembagaan maupun pengembangan bisnis agar mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar kepada para anggotanya.

Baca JugaMenkop Tekankan Keberlanjutan Jadi Kunci Pengembangan Koperasi

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai aktivitas dan pengembangan usaha koperasi.

"Dan gerak cepat di bidang digital ini penting sebagai bagian dari transformasi layanan dan pengembangan usaha," katanya.

Ferry mengungkapkan hingga Selasa, 21 Juli 2026, sebanyak 18.285 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah selesai dibangun. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 30 ribu unit pada Agustus 2026.

"Kami juga telah mempersiapkan sebanyak 30 ribu manajer KDKMP agar pengelolaannya profesional," katanya lagi.

Baca JugaMenkop Sebut 30 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut karena diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, berbagai layanan ekonomi rakyat akan diintegrasikan ke dalam KDKMP, mulai dari penyaluran LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, minyak goreng, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Kalau koperasi kuat, maka desa juga kuat. Ketika ekonomi desa tumbuh, pedagang dapat pasar lebih luas, UMKM berkembang, dan kesejahteraan masyarakat jelas akan meningkat," kata Menkop pula.

(Sumber: Antara)

 
 
 
 
x|close