IHSG Diproyeksikan Menguat, Saham Tambang Masih Menjanjikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 07:52
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) (Dok: Ntvnews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam perdagangan Selasa 4 Agustus 2026.

Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas mencatat IHSG terkoreksi 0,03% ke level 6.234 disertai munculnya tekanan jual. 

Kendati demikian, IHSG diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.352 hingga 6.545.

"IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.352-6.545," tulis MNC Sekuritas.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat di Level 6.272 pada Awal Pekan

Kendati demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi pembalikan arah dalam jangka pendek dengan area koreksi pada rentang 6.122 hingga 6.180. 

Adapun level support IHSG berada di 6.029 dan 5.839, sedangkan level resistance berada di 6.266 dan 6.377.

Sementara itu sejumlah saham dengan strategi buy on weakness diantaranya PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Saham AMMN menguat 4,39 persen ke level 4.280 dengan didukung peningkatan volume pembelian. Buy on weakness pada kisaran 4.040–4.170 dengan target harga 4.620 dan 4.900, serta stop loss di bawah 3.810.

Sementara itu, saham ARCI terkoreksi 1,40 persen ke level 1.060 di tengah tekanan jual. Buy on weakness pada kisaran 925–1.050 dengan target harga 1.120 dan 1.170, serta stop loss di bawah 905.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham untuk Awal Pekan

Untuk saham BWPT terkoreksi 1,12 persen ke 88 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada kisaran 82–88 dengan target harga 97 dan 102, serta stop loss di bawah 81.

Saham HRUM menguat 5,99 persen ke level 885 disertai peningkatan volume pembelian. Buy on weakness pada rentang 830–855 dengan target harga 925 dan 970, serta stop loss di bawah 815.

HIGHLIGHT

x|close