BPS: Penumpang Pesawat Domestik dan Internasional Kompak Turun pada Juli 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 11:50
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pesawat Garuda dan Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta di Tanggerang, Banten. Ilustrasi - Pesawat Garuda dan Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta di Tanggerang, Banten. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan selama Juli 2026, terjadi peningkatan keberangkatan penumpang pada beberapa moda transportasi dibandingkan Juli 2025 (yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik sebesar 8,26 persen menjadi 3,19 juta penumpang.

"Secara tahunannya, sebagian besar moda transportasi mengalami peningkatan. Hanya moda angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 8,28 persen dan moda angkutan udara internasional mengalami penurunan 2,67 persen," ucap Ateng dalam konferensi pers dikutip, Rabu 2 September 2026.

Jumlah penumpang angkutan penyeberangan (ASDP) naik 4,30 persen menjadi 4,62 juta penumpang, diikuti jumlah penumpang angkutan kereta yang naik 4,03 persen menjadi 52,12 juta penumpang.

Baca juga: BPS: Nilai Tukar Petani Naik 1,05 Persen di Agustus 2026

Baca juga: BPS Catat Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21 Persen, Daging Ayam Jadi Biang Kerok

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara internasional turun 2,67 persen menjadi 1,78 juta penumpang, dan jumlah penumpang angkutan udara domestik turun 8,28 persen menjadi 5,01 juta penumpang.

BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik mencapai 46,01 juta ton, naik 9,30 persen (yoy) pada Juli 2026.

Kenaikan juga terjadi pada angkutan kereta sebesar 4,71 persen menjadi 6,53 juta ton.

Sementara itu, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik turun 12,77 persen menjadi 50 ribu ton.

HIGHLIGHT

x|close