Rupiah Rabu Pagi Menguat ke Rp17.577 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Sep 2026, 10:00
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 9 September 2026.

Adapun rupiah naik 55 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.577 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah pada awal perdagangan cukup tajam. 

Menurutnya, pergerakan tersebut terutama didorong oleh membaiknya sentimen domestik.

"Rupiah dibuka menguat cukup tajam terhadap dolar AS. Penguatan ini lebih disebabkan oleh sentimen domestik yang membaik," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Rabu 9 September 2026.

Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak Dunia

Lebih lanjut, Lukman menilai penguatan rupiah juga terus berlanjut sejak pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

"Sejak pelantikan Destry rupiah terus menguat. Indeks dolar AS sendiri terpantau masih tertekan walau umumnya disumbangkan oleh penguatan besar Yen Jepang," lanjutnya.

Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati rilis Survei Konsumen Bank Indonesia untuk Agustus 2026 dimana data tersebut dijadwalkan dirilis hari ini. 

"Hari ini investor menantikan survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk bulan Agustus yang akan dirilis siang ini," jelasnya.

Baca juga: Rupiah Awal Pekan Bergerak Melemah ke Level Rp17.646 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diproyeksi bergerak dalam rentang Rp17.550-Rp17.700 per dolar AS.

x|close