Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran untuk pembukaan rekening bank secara massal bagi masyarakat tidak akan mencapai Rp11 triliun.
Menurutnya, angka Rp11 triliun yang sebelumnya disampaikan pemerintah masih berupa hitungan kasar.
"Belum Rp11 triliun, ini anggarannya pasti belum dihitung," ucap Purbaya, Kamis 10 September 2026.
Purbaya mengatakan pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran secara lebih rinci.
Baca juga: Purbaya Bantah Jual Beli Jabatan di Kemenkeu: Itu Rumor Aja
Menurutnya salah satu yang dipertimbangankan adalah tidak semua masyarakat perlu dibuatkan rekening baru karena sebagian sudah memiliki rekening bank.
"Kan yang sudah punya mungkin juga nggak dibukain kan. Kita lihat seperti apa. Saya belum tahu detailnya," lanjutnya.
Terkait pos anggaran yang disiapkan, ia mengatakan pemerintah memiliki dana cadangan yang dapat digunakan untuk mendukung program tersebut.
"Ada dana cadangan kita yang bisa dipakai. Tapi saya yakin nggak akan sampai Rp11 triliun," jelasnya.
Sehingga ia memastikan angka Rp11 triliun yang disampaikan sebelumnya belum merupakan angka final.
"Waktu rapat di Istana itu sama Pak Presiden nggak keluar angka segitu. Itu mungkin masih hitungan kasar. Nanti kita lihat seperti apa," tandasnya.
Baca juga: Purbaya Bantah Jual Beli Jabatan di Kemenkeu: Itu Rumor Aja
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat.
Airlangga menjelaskan bahwa program ini menargetkan lebih dari 200 juta penduduk Indonesia. Masing-masing rekening nantinya akan langsung diisi saldo awal sebesar Rp50 ribu.
"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta (dolar AS) atau sekitar Rp11 T lah," jelas Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran untuk pembukaan rekening bank secara massal bagi masyarakat tidak akan mencapai Rp11 triliun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)