Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat 6 November 2026.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya Kamis 5 November 2026, IHSG ditutup menguat 2,25 persen ke level 5.030.
MNC Sekuritas dalam proyeksinya memperkirakan investor perlu mencermati peluang koreksi lanjutan pada rentang 4.763-4.807.
"IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] sehingga dapat dicermati area koreksi berikutnya pada rentang 4.763-4.807," tulis MNC Sekuritas.
Meski demikian, penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut untuk menguji level 5.143 sebagai area resistance terdekat.
Adapun level support IHSG berada di 4.847 dan 4.763. Sementara itu, level resistance berada di 5.143 dan 5.247.
Baca juga: IHSG Balik Arah, Menguat ke Level 5.000-an pada Perdagangan Kamis Pagi
Baca juga: Proyeksi IHSG Kamis 5 November 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada ICBP dan UNVR
Seiring dengan proyeksi tersebut, ada sejumlah saham yang dapat dicermati investor untuk perdagangan hari ini, yakni PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
ARCI - Buy on Weakness
ARCI menguat 12,07 persen ke 975, didukung peningkatan volume pembelian. Diperkirakan, posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 885-930
Target Price: 1,035, 1,120
Stoploss: below 815
BIPI - Buy on Weakness
BIPI terkoreksi 2,53 persen ke 77, disertai tekanan jual. Diperkirakan, posisi BIPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (5).
Buy on Weakness: 58-68
Target Price: 100, 112
Stoploss: below 50
BREN - Trading Buy
BREN terkoreksi 2,68 persen ke 2,180, disertai tekanan jual. Diperkirakan, posisi BREN sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (5).
Trading Buy: 1,810-2,080
Target Price: 2,540, 2,800
Stoploss: below 1,670
INDY - Buy on Weakness
INDY menguat 2,01 persen ke 1,775, disertai tekanan jual. Diperkirakan, posisi INDY saat ini masih berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].
Buy on Weakness: 1,645-1,740
Target Price: 2,030, 2,250
Stoploss: below 1,560.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 24 April 2026. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar (Antara)