Ntvnews.id, Jakarta - Komitmen Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian dalam memperjuangkan akses transportasi udara yang lebih terjangkau bagi masyarakat Jember mulai menunjukkan hasil. Memasuki awal tahun 2026, harga tiket penerbangan langsung rute Jember–Jakarta resmi mengalami penurunan seiring dengan beroperasinya layanan pengisian bahan bakar pesawat atau avtur secara langsung di Bandara Jember. Kebijakan tersebut membuat biaya operasional maskapai menjadi lebih efisien.
Capaian ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas Jember dengan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi udara yang lebih murah dan efektif.
Kawendra menegaskan bahwa penurunan harga tiket ini merupakan bukti nyata dari upaya yang telah diperjuangkannya bersama berbagai pihak, bukan sekadar janji politik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha milik negara.
“InshaAllah dengan akses transportasi yang murah dan terjangkau ini, memudahkan konektivitas dengan pusat perekonomian di Jakarta," ujar Kawendra dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2025.
Ia menjelaskan, penurunan harga tiket tidak terlepas dari optimalisasi fasilitas di Bandar Udara Notohadinegoro Jember, khususnya setelah pengisian avtur dapat dilakukan langsung di bandara tersebut. Sebelumnya, maskapai harus mengisi bahan bakar di bandara lain sehingga biaya operasional menjadi lebih tinggi.
Kawendra juga mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari koordinasi intensif dengan sejumlah BUMN terkait, di antaranya Pertamina Patra Niaga dan Angkasa Pura. “Beberapa waktu lalu saya jug bertemu dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga dan Direktur Angkasa Pura. Saya berharap ke depannya, BUMN punya konsentrasi lebih terhadap Bandara Notohadinegoro ini. Karena ketika kita bisa optimal melayani penerbangan di sini, kita bisa mengakses pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Dengan layanan pengisian bahan bakar yang kini tersedia langsung di Jember, efisiensi biaya operasional maskapai berdampak signifikan pada harga tiket. Penurunan tarif penerbangan rute Jember–Jakarta tercatat dapat menghemat biaya sekitar Rp300.000 hingga Rp600.000 per penumpang.
Kawendra optimistis, harga tiket yang semakin terjangkau akan meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Jember secara berkelanjutan sepanjang tahun 2026.
Tiket Penerbangan Jember–Jakarta Turun, Kawendra Lukistian Realisasikan Janji di Awal 2026 (Istimewa)