Prabowo Sudah Terima Surat Pengunduran Diri Mahendra Siregar sebagai Ketua DK OJK

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 08:29
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sektetari Negara Prasetyo Hadi Menteri Sektetari Negara Prasetyo Hadi (NTVnews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Mahendra Siregar sebagai ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK). Prasetyo Hadi menyatakan, pengunduran diri Mahendra tersebut sedang diproses pihaknya.

"Iya, sesuai mekanisme kan hasil dari rapat dewan komisioner tadi kan berkirim surat kepada Bapak Presiden. Jadi kami akan segera memproses untuk apa penetapan pengunduran diri dari yang bersangkutan," kata Prasetyo Hadi di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026 malam.

Pras, sapaan Prasetyo Hadi mengatakan, setelah disetujui Prabowo, mekanisme pengisian jabatan terhadap posisi yang ditinggalkan Mahendra cs segera berjalan.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Dukungan bagi BEI dan Aparat Hukum Tindak Pemain Saham Gorengan

"Setelah itu kita ikuti mekanisme proses untuk melakukan pengisian terhadap jabatan yang ditinggalkan oleh beliau-beliau bertiga," katanya.

Disinggung mengenai nama Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari bakal diajukan sebagai calon ketua DK OJK definitif, Pras menekankan, nama calon pengganti Mahendra cs belum diputuskan.

Menteri Sektetari Negara Prasetyo Hadi <b>(NTVnews.id)</b> Menteri Sektetari Negara Prasetyo Hadi (NTVnews.id)

"Belum dong. Untuk mengisi, untuk mengisi kan orang baru yang tiga itu," katanya.

Diberitakan, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, Kepala Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara mengumumkan pengunduran diri mereka pada Jumat (30/1/2026). Keempatnya mengikuti jejak Iman Rachman yang lebih dahulu mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) imbas anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) dua hari beruntun.

x|close