A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Transisi Kepemimpinan Aman, Pemerintah Pastikan Bursa dan OJK Tetap Berjalan Normal - Ntvnews.id

Transisi Kepemimpinan Aman, Pemerintah Pastikan Bursa dan OJK Tetap Berjalan Normal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 22:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada konferensi pers, Sabtu, 31 Januari 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada konferensi pers, Sabtu, 31 Januari 2026. (Bakom RI)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa kegiatan pasar modal tetap berlangsung normal di tengah proses transisi kepemimpinan.

Hal tersebut disampaikan menyusul instruksi Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kementerian Keuangan, serta jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk menjamin keberlanjutan operasional bursa.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan Serta jajaran pengurus OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Sabtu, 31 Januari 2026.

Pernyataan tersebut merupakan respons pemerintah atas mundurnya sejumlah pimpinan OJK dan BEI pada Jumat, 30 Januari 2026, menyusul koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta sorotan lembaga internasional terhadap tata kelola BEI.

Baca Juga: OJK Dorong Perluasan Peran Bank Umum di Pasar Modal lewat Revisi UU P2SK

Airlangga menegaskan bahwa tidak akan terjadi kekosongan kepemimpinan di kedua lembaga tersebut. Untuk sementara, posisi strategis akan diisi oleh pejabat pelaksana tugas guna menjamin kelangsungan fungsi kelembagaan.

Adapun posisi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK untuk sementara diisi oleh Friderica Widyasari Dewi. Sementara itu, BEI masih belum mengumumkan pejabat sementara untuk menggantikan posisi Direktur Utama BEI Iman Rachman yang mengundurkan diri pada Jumat lalu, 30 Januari 2026.

“Pejabat pelaksana tugas atau PJS Itu akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan,” imbuh dia.

Airlangga pun optimistis aktivitas pasar modal akan tetap berjalan normal karena ditopang oleh sistem dan tata kelola yang kuat.

“Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices,” pungkasnya.

Baca Juga: BEI dan OJK Jadwalkan Pertemuan Daring dengan MSCI pada 2 Februari

x|close