Nurdin Tampubolon: Perang di Timteng Mereda, Momentum Perkuat Ekonomi Berbasis Sumber Daya Lokal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 18:21
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Perang Mereda, ke Mana Arah Ekonomi Kita? Perang Mereda, ke Mana Arah Ekonomi Kita? (NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Komisaris NT Corp, Nurdin Tampubolon, menilai kondisi ekonomi Indonesia masih relatif kuat di tengah dinamika global, termasuk konflik geopolitik yang sempat memicu kekhawatiran dunia. Hal tersebut ia sampaikannya dalam program NTV Prime

di Nusantara TV, Kamis, 9 April 2026 yang mengangkat tema 'Perang Mereda, ke Mana Arah Ekonomi Kita?'

Terkait pandangan pelaku usaha terhadap situasi terkini, Nurdin mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang memiliki ketahanan cukup baik dalam menghadapi berbagai tekanan eksternal.

“Sebenarnya Indonesia ini termasuk negara yang menurut saya kuat dalam menghadapi musibah, apalagi dalam kondisi dunia yang sedang berperang. Belum terlihat dampak mengkhawatirkan yang bisa diprediksi akan mengganggu kehidupan perekonomian kita,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa situasi global masih penuh ketidakpastian sehingga perlu diantisipasi sejak dini. Menurutnya, meredanya konflik menjadi kabar baik, namun keberlanjutan kondisi tersebut tetap harus diwaspadai.

Baca Juga: Nurdin Tampubolon di NEO 2026 Ingatkan Bahaya Hilirisasi Tanpa Penguasaan Teknologi

“Kita belum tahu apa yang akan terjadi ke depan. Kita sangat senang melihat kondisi perang kemarin mereda. Senangnya tentu karena kita berharap ini bisa menjadi sesuatu yang permanen. Tetapi kondisi perekonomian kita secara umum masih bagus, dan itu harus diantisipasi terhadap gejolak-gejolak yang akan datang,” katanya.

Lebih lanjut, Nurdin menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal sebagai fondasi utama ketahanan nasional, terutama dalam sektor pangan dan energi. Ia menilai, jika kebutuhan dasar dalam negeri mampu dipenuhi secara mandiri, maka Indonesia tidak perlu terlalu khawatir terhadap tekanan eksternal.

“Kalau Indonesia ke depan menerapkan pembangunan ekonomi yang berbasis sumber daya lokal, untuk bisa menghidupi terutama pangan, energi, dan lain-lain, apa pun yang terjadi di eksternal, kita tidak khawatir karena sudah tersedia yang dibutuhkan rakyat kita di dalam negeri,” jelasnya.

Nurdin juga menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya telah berada di jalur yang tepat melalui pembangunan industri pertanian, penguatan ekosistem pangan dan energi, serta hilirisasi.

Baca Juga: Nurdin Tampubolon Ajak Seluruh Pihak Jaga Alam, Bukan Cuma Bergantung ke Pemerintah

“Apa yang dilakukan Presiden Prabowo saat ini dengan membangun industri-industri pertanian, yang membangun ekosistem untuk mempertahankan pangan dan energi, serta hilirisasi, ini adalah jawabannya. Tinggal bagaimana sekarang para pelaku dan masyarakat kita bisa bekerja sama dalam meningkatkan partisipasi sumber daya lokal menjadi kekuatan ekonomi bangsa ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila kemandirian pangan dan energi dapat terwujud, maka Indonesia akan memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi global.

“Kalau itu terjadi, tidak akan ada yang dikhawatirkan. Apa pun yang terjadi di luar sana, kalau pangan kita sudah tercukupi, secara nasional kita sudah swasembada, kita punya energi terbarukan, negara kita akan aman. Inilah secara konsep yang dilakukan Kabinet Merah Putih, dengan membangun dari desa,” ucapnya.

Di sisi lain, Nurdin juga menekankan pentingnya penegakan hukum sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Ia menyebut kepastian hukum menjadi faktor kunci agar berbagai program strategis dapat berjalan optimal.

“Untuk itu, Indonesia harus membangun sumber daya lokal mulai dari law enforcement, supaya kepastian hukum terjadi. Hal-hal yang bisa mencederai program-program yang sedang dijalankan harus dihindari. Kalau perlu, kita mencontoh negara-negara yang sudah maju,” katanya.

 

x|close