Ntvnews.id, Jakarta -Puasa Syawal merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa bagi umat Islam.
Setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal.
Dilansir dari beberapa sumber, Jumat 4 April 2025, Rasulullah SAW bersabda bahwa mereka yang menjalankan puasa ini akan mendapatkan pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh.
Baca Juga: ‘Balas Dendam’ Makan Setelah Sebulan Puasa, Waspada Penyakit Ini Saat Lebaran
Keutamaan Puasa Syawal
Puasa Syawal memiliki banyak keutamaan yang bisa didapatkan oleh kaum Muslimin, di antaranya:
1. Menyempurnakan pahala puasa Ramadhan Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim No. 1164).
2. Mendapat pahala seperti puasa setahun penuh Berdasarkan hadis di atas, puasa enam hari di bulan Syawal diganjar pahala yang sebanding dengan puasa setahun penuh. Ini karena dalam Islam, setiap satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.
3. Menunjukkan kecintaan kepada ibadah puasa Dengan melanjutkan puasa setelah Ramadhan, seseorang menunjukkan kecintaannya terhadap ibadah dan memperlihatkan ketekunan dalam menjalankan amalan sunnah.
Baca Juga: Puasa tapi Berat Badan Naik? Begini Cara Mencegahnya!
4. Membantu menjaga kebiasaan baik setelah Ramadhan Banyak orang yang merasakan peningkatan iman dan ketakwaan selama Ramadhan. Puasa Syawal dapat membantu mempertahankan kebiasaan baik tersebut, seperti menahan hawa nafsu dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Niat Puasa Syawal
Sebagaimana ibadah lainnya, puasa Syawal harus diawali dengan niat yang ikhlas. Berikut adalah lafaz niat puasa Syawal:
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i sunnati Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan puasa sunnah Syawal karena Allah Ta’ala.
Niat puasa Syawal dapat diucapkan pada malam hari sebelum fajar atau di pagi hari sebelum masuk waktu dzuhur, selama belum makan dan minum apa pun.
Baca Juga : Jalin Silaturahmi, Buah Bibir Nusantara Gelar Buka Puasa Bersama Para Media
Tata Cara Melaksanakan Puasa Syawal
Jumlah hari: Dianjurkan selama enam hari di bulan Syawal, bisa dilakukan secara berurutan maupun tidak.
Waktu pelaksanaan: Bisa dimulai dari tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan, kecuali pada tanggal 1 Syawal karena haram berpuasa di Hari Raya Idul Fitri.
Boleh digabung dengan puasa qadha: Bagi yang memiliki utang puasa Ramadhan, ulama berbeda pendapat apakah boleh menggabungkan niat qadha dengan puasa Syawal. Sebaiknya, utamakan membayar qadha terlebih dahulu.
Puasa Syawal adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam karena memiliki pahala besar, setara dengan puasa setahun penuh.
Selain itu, ibadah ini dapat membantu mempertahankan kebiasaan baik setelah Ramadhan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Dengan niat yang ikhlas dan pelaksanaan yang benar, umat Islam dapat meraih keutamaan besar dari puasa sunnah ini.