Ntvnews.id
"Pesan saya hanya satu yakni rebut gelar juara itu (IBL 2025), karena saya yakin tim ini mampu dan saya akan selalu mendoakan yang terbaik," kata Dime dalam laman IBL pada Kamis, 27 maret 2025.
Dime meyakini bahwa Dewa United Banten memiliki peluang besar untuk menjuarai IBL 2025.
Menurutnya, tim yang bermarkas di Dewa United Arena, Tangerang, sudah memiliki komposisi pemain yang solid serta strategi pelatih yang matang, dua faktor kunci dalam meraih gelar juara.
Hal ini terbukti dalam laga terakhirnya bersama tim, ketika Dewa United berhasil mengalahkan Kesatria Bengawan Solo, salah satu klub kuat di liga, pada Minggu, 23 Maret 2025.
Baca juga: Pape Malick Dime Tinggalkan Dewa United di Tengah Musim IBL 2025
Kemenangan tersebut pun menjadi momen perpisahan yang manis bagi pebasket asal Senegal itu bersama Anak Dewa.
"Laga terakhir yang sangat emosional, sangat banyak emosional di sana, karena saya menyukai tim ini dan semua pemain, serta pelatih," ujar center berpostur tubuh setinggi 2,06 meter itu.
Dewa United Banten harus merelakan kepergian Pape Malick Dime setelah pemain asal Senegal itu menerima tawaran dari klub luar negeri. Selain itu, sejak awal musim, Dime memang telah memiliki kesepakatan dengan manajemen bahwa ia tidak akan bermain sepanjang musim penuh.
Selama berseragam Dewa United, Dime dikenal sebagai pemain bertahan yang tangguh.
Dalam 13 pertandingan yang telah dijalaninya, ia berhasil mencatatkan 34 blok dan 110 rebound, membuktikan perannya sebagai pilar pertahanan tim.
Tak hanya di lini pertahanan, Dime juga memberikan kontribusi signifikan dalam serangan, dengan total perolehan 152 poin sepanjang musim ini.
Kepergiannya menjadi tantangan bagi klub, yang kini harus segera mencari pemain baru untuk menjadi tandem atau pelapis bagi Lester Prosper di lini depan.
(Sumber: Antara)