Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait beredarnya undangan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nasional tahun 2026 yang mencatut nama institusi serta Sekretaris Utama (Sestama) BGN. BGN menegaskan bahwa dokumen tersebut tidak benar dan bukan merupakan dokumen resmi.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, hasil penelusuran internal menunjukkan bahwa surat yang beredar tidak pernah diterbitkan oleh Sekretariat Utama maupun unit kerja mana pun di lingkungan BGN. Oleh karena itu, segala aktivitas yang mengatasnamakan undangan tersebut berada di luar tanggung jawab BGN.
"BGN mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan nama instansi pemerintah. Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan tidak menindaklanjuti undangan dimaksud serta lebih cermat dalam memverifikasi keabsahan dokumen yang beredar," bunyi imbauan yang disampaikan oleh Biro Hukum dan Humas BGN di Jakarta, Jumat.
Baca Juga: APPMBGI Siap Kelola Limbah Program MBG Jadi Kompos dan Bioavtur Ramah Lingkungan
Sebagai langkah pencegahan, BGN juga mengingatkan agar setiap informasi maupun undangan resmi selalu dikonfirmasi melalui kanal komunikasi resmi milik institusi.
Klarifikasi ini disampaikan untuk menghindari kesalahpahaman serta mencegah potensi kerugian akibat penyalahgunaan nama lembaga.
BGN juga mengimbau masyarakat yang menerima informasi mencurigakan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti.
Pengaduan dapat disampaikan melalui call center 127 yang dikenal sebagai Sentra Aduan Gizi Interaktif (SAGI). Layanan ini menampung kritik, saran, maupun laporan terkait pelaksanaan program MBG guna meningkatkan kualitas dan tata kelola ke depan.
Baca Juga: Kepala BGN: Perputaran Dana MBG di Jabar Tembus Rp6 Triliun per Bulan
Sebelumnya, beredar surat yang mengatasnamakan BGN terkait undangan bimtek pengelolaan SPPG tahun 2026. Dalam surat tersebut, undangan ditujukan kepada SPPG dan mitra untuk menghadiri kegiatan di Balai Sudirman, Jakarta, pada Senin, 4 Mei 2026.
BGN menegaskan bahwa surat tersebut merupakan bentuk penipuan dan meminta masyarakat untuk tidak mempercayai maupun menindaklanjuti informasi yang tidak benar tersebut.
(Sumber: Antara)
Undangan Bimtek SPPG yang mengatasnamakan BGN beredar di masyarakat. BGN menegaskan surat tersebut merupakan penipuan dan bukan undangan resmi, masyarakat diminta untuk hati-hati dan tidak menghiraukan informasi dalam surat tersebut. ANTARA/HO-BGN. (Antara)