Mensos Tegaskan Pembangunan Sekolah Rakyat Bebas dari Korupsi dan Manipulasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 21:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (tengah) saat meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026). ANTARA/Willi Irawan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (tengah) saat meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026). ANTARA/Willi Irawan (Antara)

Ntvnews.id

, Surabaya – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan bahwa proses pengadaan pembangunan Sekolah Rakyat wajib dilakukan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun manipulasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan program pendidikan bagi keluarga kurang mampu berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sudah sampaikan kepada para penanggung jawab, tidak boleh ada lobby, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa, tidak boleh ada hal-hal yang menyimpang dalam proses pengadaan,” kata Saifullah Yusuf di Surabaya, Jatim, Minggu.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan pembangunan Sekolah Rakyat telah dirancang melalui mekanisme pengadaan terbuka dengan sistem lelang resmi pemerintah. Ia menambahkan bahwa hasil akhir dari proses tersebut berpotensi lebih efisien dibandingkan nilai perencanaan awal karena dilakukan secara kompetitif.

“Nanti kan akan ada proses lelang, saya tidak terlalu mengerti detail tentang proses lelang itu,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa Kementerian Sosial telah mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa agar menjaga integritas dan tidak melakukan penyimpangan dalam bentuk apa pun. Bahkan, ia bersama Wakil Menteri Sosial siap mengambil langkah tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran.

“Kalau terjadi pelanggaran, kalau terjadi manipulasi, kalau ada kongkalikong, saya dan Pak Wamen sudah berkomitmen akan menjadi pihak pertama yang melaporkan,” katanya, menegaskan.

Baca Juga: AHY: Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan

Menurutnya, pengawasan yang ketat menjadi sangat penting karena Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan. Selain menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama, program ini juga mencakup pemberdayaan keluarga siswa melalui berbagai bantuan.

“Mereka dapat bansos (bantuan sosial), lengkap nanti juga didorong menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Baca Juga: Mensos Tegaskan Lulusan Sekolah Rakyat Harus Siap Kerja atau Lanjut Pendidikan

Gus Ipul menambahkan bahwa keluarga siswa juga akan memperoleh dukungan tambahan, seperti program perbaikan rumah tidak layak huni, kepesertaan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta pelatihan ekonomi produktif guna mendorong kemandirian secara ekonomi.

(Sumber: Antara)

x|close