Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari, melaporkan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 100 juta masyarakat Indonesia sejak pertama kali diluncurkan.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 program tersebut telah melayani 70 juta orang, sementara hingga awal Mei 2026 jumlah tambahan penerima manfaat mencapai 30 juta penduduk.
"Total sudah 100 juta penduduk Indonesia mendapatkan CKG," kata Qodari saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
Baca Juga: Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha 1447 pada 17 Mei 2026
Qodari menambahkan, implementasi program ini telah dilakukan secara luas dengan melibatkan lebih dari 10 ribu puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Menurutnya, hal ini mencerminkan pelaksanaan program yang masif sejak awal dijalankan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah merasa puas. Pasalnya, jumlah penduduk Indonesia saat ini telah mendekati 290 juta jiwa, sehingga masih banyak masyarakat yang belum terjangkau layanan ini.
"Perjalanan kita masih panjang karena penduduk Indonesia sekarang hampir 290 juta. Baru sepertiga, 289 (juta)," pungkasnya.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (tengah) dalam konferensi pers (Antara)