Ntvnews.id, Cape Town - Afrika Selatan mendeteksi strain Andes, jenis hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, pada dua kasus yang ditemukan di negara tersebut.
Kasus ini berkaitan dengan penumpang kapal pesiar yang terhubung dengan wabah penyakit tersebut.
Informasi itu disampaikan Menteri Kesehatan Afrika Selatan Aaron Motsoaledi dalam pemaparan virtual kepada Komite Portofolio Kesehatan di Majelis Nasional Afrika Selatan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Dalam presentasi yang diperoleh Xinhua, Motsoaledi menjelaskan bahwa dua kasus tersebut berkaitan dengan klaster penyakit pernapasan akut serius yang dilaporkan dari sebuah kapal pesiar berbendera Belanda yang membawa 147 wisatawan.
Kapal itu diketahui berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026 dan berlayar melintasi Samudra Atlantik Selatan dengan beberapa titik persinggahan.
Selama perjalanan, dilaporkan terjadi dua kematian dan satu kasus kritis di atas kapal tersebut.
Baca Juga:Spanyol Terima Kapal Pesiar Terkait Kasus Hantavirus di Canary
Menurut penjelasan Motsoaledi, dua penumpang kemudian meninggal dunia setelah turun dari kapal, sedangkan satu penumpang lainnya harus dirawat di rumah sakit di Afrika Selatan setelah menjalani evakuasi medis.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 38 strain hantavirus yang telah diketahui. Penyakit tersebut termasuk zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan liar ke manusia, terutama melalui kontak dengan kotoran hewan pengerat.
"Meskipun lebih dari 38 strain virus ini telah diketahui, kami hanya ingin membahas satu strain saja, yang disebut Strain Andes. Ini merupakan strain yang dominan di Amerika Selatan, dan pengujian yang dilakukan Institut Nasional untuk Penyakit Menular (National Institute for Communicable Diseases/NICD) memang menunjukkan bahwa strain inilah yang menjadi penyebab infeksi pada dua orang pasien yang diperiksa di Afrika Selatan," paparnya.
Baca Juga: WHO Sebut Risiko Penyebaran Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Masih Rendah
Motsoaledi menambahkan bahwa strain Andes menjadi satu-satunya jenis hantavirus yang sejauh ini diketahui dapat menular antarmanusia, meskipun kasus penularannya sangat jarang terjadi.
"Ini merupakan satu-satunya strain yang diketahui menyebabkan penularan dari manusia ke manusia, tetapi penularan seperti itu sangat jarang terjadi, dan seperti yang dikatakan sebelumnya, hanya terjadi karena kontak yang sangat dekat," imbuh Motsoaledi.
Dalam presentasi tersebut juga disebutkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini menilai risiko global dari penyakit tersebut masih berada pada tingkat rendah.
Meski demikian, otoritas kesehatan Afrika Selatan tetap melakukan pelacakan kontak dan pemantauan intensif guna mencegah kemungkinan penyebaran lebih lanjut.
(Sumber: Antara)
ANTARA/Xinhua (Antara)