Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Warga Diminta Waspadai Heatstroke

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jul 2026, 22:12
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
 Orang-orang berjalan di jalanan di Tokyo, Jepang, pada 18 Mei 2026. Orang-orang berjalan di jalanan di Tokyo, Jepang, pada 18 Mei 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mengeluarkan peringatan terkait potensi kenaikan suhu ekstrem di sejumlah wilayah pada Selasa, 21 Juli 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko sengatan panas atau heatstroke.

Gelombang panas melanda berbagai daerah di Jepang mulai dari wilayah Tohoku di bagian timur laut hingga Kyushu di barat daya pada Senin, 20 Juli 2026. JMA menyebut suhu meningkat hingga tingkat ekstrem, terutama di kawasan pedalaman.

Menurut perkiraan JMA, suhu pada Selasa, 21 Juli 2026, kembali meningkat di sejumlah wilayah Jepang dengan tingkat panas yang serupa.

Suhu tertinggi diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius di Kota Kumagaya, Prefektur Saitama. Sementara itu, Kota Nagoya dan Maebashi diprediksi mencapai 39 derajat Celsius, sedangkan Kota Saitama dan Kofu diperkirakan berada di angka 38 derajat Celsius.

Baca JugaKorea Selatan Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas

JMA juga telah mengeluarkan peringatan heatstroke untuk 42 dari total 47 prefektur di Jepang.

Baca JugaGelombang Panas Panggang AS, Suhu Tembus 43 Derajat Celsius

Pejabat meteorologi mengimbau masyarakat untuk menggunakan pendingin ruangan (AC) serta memastikan asupan air dan garam tercukupi. Warga juga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama untuk mengurangi risiko terkena heatstroke.

(Sumber: Antara)

x|close