Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah RI mengungkapkan jumlah jamaah calon haji asal Indonesia yang tertahan akibat berangkat secara nonprosedural pada musim haji 2026 mengalami penurunan drastis dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun ini alhamdulillah sudah turun turun banyak. Total sampai hari ini mungkin belum sampai 100 (jamaah calon haji). Tadi malam Wakapolri melaporkan laporan kepada kami sekitar 60 (jamaah calon haji),” kata Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf saat pemberangkatan jamaah calon haji asal Jombang di Jombang, Kamis, 07 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pada musim haji 2025 jumlah jamaah calon haji yang tertahan di bandara mencapai lebih dari 1.000 orang.
Mereka diketahui berangkat tanpa mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Kemenhaj Larang Jamaah Haji Ikut Ziarah dan Tur Kota Sebelum Fase Armuzna
Menurut Irfan Yusuf, pada musim haji 2026 pihaknya membentuk satuan tugas bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Imigrasi Indonesia untuk mencegah keberangkatan calon jamaah haji secara ilegal atau tidak sesuai prosedur.
Pihaknya mengaku prihatin terhadap calon jamaah yang memilih jalur nonprosedural karena berpotensi menghadapi banyak persoalan saat berada di Tanah Suci, mulai dari terlunta-lunta hingga dikejar aparat keamanan sehingga tidak dapat menjalankan ibadah haji dengan baik.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah juga semakin gencar melakukan edukasi kepada masyarakat agar memahami prosedur keberangkatan haji yang benar.
“Alhamdulillah dengan komunikasi baik yang baik dengan masyarakat, dengan edukasi yang baik mereka sudah paham. Tapi tetap saja kami mohon pada mereka-mereka yang berusaha mencari peluang, mencari kemanfaatan ini,” kata dia.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran oknum yang menjanjikan keberangkatan haji tanpa antrean atau proses cepat di luar prosedur resmi.
“Tolonglah kasihan mereka ini jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antri. Prinsipnya tidak ada haji tanpa antri itu, tidak ada,” kata dia.
Terkait proses pemberangkatan jamaah calon haji Indonesia ke Arab Saudi, pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menyebut seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Baca Juga: Makkah Resmi Jadi Pusat Pelayanan Haji Indonesia, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Ia mengungkapkan lebih dari 50 persen jamaah calon haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
“Sekarang sudah sekitar 250 kloter yang berangkat. Sebagian jamaah yang di Madinah juga sudah bergeser ke Makkah,” kata dia.
Ia menambahkan, jamaah yang diberangkatkan langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah dan seluruh proses berlangsung dengan baik.
“Alhamdulillah laporan dari teman-teman di sana semuanya berjalan lancar. Memang ada satu-dua kendala kecil, tetapi bisa segera diatasi,” kata dia.
(Sumber: Antara)
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf saat pemberangkatan jamaah calon haji asal Jombang di Jombang, Jawa Timur, Kamis 7 Mei 2026. ANTARA/ HO-Kementerian Haji dan Umrah (Antara)