Mensos dan Wamensos Datangi KPK Bahas Pengadaan Program Sekolah Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 14:10
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat 8 Mei 2026. ANTARA/Rio Feisal Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat 8 Mei 2026. ANTARA/Rio Feisal (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan jajaran mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membahas pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya terkait program Sekolah Rakyat.

Gus Ipul tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.32 WIB, sementara Agus Jabo lebih dahulu datang pada pukul 09.13 WIB.

“Konsultasi, minta nasihat sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos,” ujar Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Baca Juga: Gus Ipul Serahkan Bantuan Rp100,9 Miliar bagi Penyintas Bencana di Aceh Timur

Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak menyiapkan hal khusus dalam pertemuan tersebut.

Namun, pihaknya ingin menyampaikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa yang sedang berjalan di Kemensos sekaligus meminta arahan dari KPK.

“Akan tetapi, kami akan menyampaikan semua hal yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos sekaligus kami minta nasihat, masukan, kritik, dan saran karena kebetulan kami juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada 2026,” katanya.

Menurut Gus Ipul, pemerintah tidak ingin program strategis Presiden RI Prabowo Subianto, terutama Sekolah Rakyat, tercoreng oleh praktik korupsi.

“Oleh karena itu, kami sejak awal sudah menyatakan terbuka, dan menyampaikan segala hal yang sudah kami lakukan kepada publik maupun kepada lembaga-lembaga pemeriksa seperti BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atau BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), dan juga lembaga-lembaga non-pemerintah untuk mengawasi dan ikut mengawal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos,” ujarnya.

Baca Juga: Gus Ipul Klarifikasi Isu Penonaktifan PBI BPJS, Tegaskan Bukan Perintah Presiden

Sebelumnya, pada Rabu, 6 Mei 2026, Saifullah Yusuf mengungkapkan rencananya untuk bertemu pimpinan KPK guna meminta masukan terkait proses pengadaan barang dan jasa pada program Sekolah Rakyat.

Dalam pertemuan itu, Kemensos berencana memaparkan seluruh data dan tahapan pengadaan untuk operasional Sekolah Rakyat, termasuk mengenai pengadaan sepatu siswa yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial beberapa waktu terakhir.

Awalnya, pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026.

Namun, pihak KPK menyampaikan agenda itu kemungkinan tidak dapat dilaksanakan pada hari tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close