Ntvnews.id, Jakarta - Guru bimbingan konseling (BK) di Cibinong, Kabupaten Bogor diduga melakukan pelecehan seksual. Korban ialah siswinya sendiri.
Aksi pelaku dilancarkan saat korban bimbingan konseling. Peristiwa ini terjadi di SMA negeri atau sekolah milik pemerintah.
Korban berinisial L menuturkan, dugaan tindakan tak pantas itu dilakukan dengan memanfaatkan sesi bimbingan konseling di sekolah. Mulanya, ia datang untuk mengikuti konseling seperti biasa. Tapi, situasi itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan yang tidak semestinya terhadap siswa.
"Awalnya alasan konseling, tetapi kemudian mulai melakukan sentuhan fisik yang tidak pantas, seperti mengusap paha hingga memeluk dari belakang," ujar L, Selasa, 12 Mei 2026.
L menduga tindakan itu sudah direncanakan. Sebab, kejadian itu disebut kerap berlangsung ketika suasana sekolah sepi, terutama setelah jam pulang sekolah saat tidak banyak siswa berada di sekitar lokasi.
Korban pun mengungkapkan, dugaan perbuatan terlarang itu bukan baru terjadi. Menurut L, tindakan serupa sudah berlangsung sejak 2023 dan diduga dilakukan berulang terhadap beberapa pelajar yang datang untuk berkonsultasi.
"Sejauh yang saya tahu, bukan hanya saya dan satu teman. Ada korban lain juga, tapi belum semuanya berani bicara," ucapnya.
Akibat kejadian itu, sejumlah korban disebut mengalami trauma. Bahkan ada yang dikabarkan enggan kembali ke sekolah karena merasa takut setelah mengalami perlakuan itu.
Bukan cuma para siswa, orang tua korban juga disebut ikut terpukul dan telah mendatangi pihak sekolah untuk meminta tindakan tegas terhadap guru yang bersangkutan.
"Orang tua sempat datang ke sekolah untuk bertemu kepala sekolah. Informasinya guru itu sudah dinonaktifkan, tetapi kenyataannya masih terlihat mengajar," jelas dia.
Sampah saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah terkait dugaan kasus perbuatan terlarang guru BK itu.
Ilustrasi Pelecehan