A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Penembakan di Islamic Center San Diego AS Tewaskan Tiga Orang - Ntvnews.id

Penembakan di Islamic Center San Diego AS Tewaskan Tiga Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 09:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi Penembakan

Ntvnews.id, Washington D.C - Insiden penembakan terjadi di kompleks masjid di San Diego, California, Amerika Serikat, pada Senin, 18  waktu setempat dan menewaskan tiga orang. Aparat kepolisian menyebut korban ditemukan di area luar Islamic Center of San Diego.

Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai penembak aktif di pusat Islam tersebut. Polisi mengaku tiba di lokasi hanya dalam hitungan menit setelah laporan diterima.

"Kami menerima laporan mengenai penembak aktif di pusat Islam tersebut. Dalam waktu empat menit, petugas tiba di lokasi dan langsung menemukan tiga korban tewas di area depan," kata Wahl kepada wartawan seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 19 Mei 2026

Tidak lama setelah itu, aparat menemukan dua pelaku penembakan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kendaraan yang berhenti di jalan dekat kompleks San Diego Islamic Center. Kedua tersangka diketahui berusia 19 dan 17 tahun.

"Untuk saat ini, para tersangka tampaknya meninggal akibat luka tembak yang dilakukan sendiri. Tidak ada petugas yang melepaskan tembakan," kata Wahl.

Rekaman udara dari helikopter televisi memperlihatkan petugas bersenjata berjaga di sekitar gedung, sementara satu orang terlihat terkapar di lokasi dengan genangan darah di sekitarnya.

Puluhan kendaraan patroli tampak memenuhi area sekitar San Diego Islamic Center yang merupakan masjid terbesar di San Diego County, California bagian selatan. Polisi sempat menerapkan lockdown singkat dan meminta warga tetap berada di rumah sebelum akhirnya memastikan situasi telah aman.

Baca Juga: TNI Respons Cepat Aksi Penembakan OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura

"Kami segera mengerahkan respons penembak aktif ke dalam masjid dan sekolah di sekitarnya," ujar Wahl.

Polisi juga menerima laporan penembakan lain di dekat lokasi kejadian. Dua pelaku diduga sempat menembaki seorang pekerja taman, namun korban tidak terkena peluru.

Menurut Wahl, salah satu korban tewas merupakan petugas keamanan pusat Islam tersebut. Sementara identitas dua korban lainnya masih belum diumumkan.

Imam masjid, Taha Hassane, memastikan seluruh staf, guru, dan anak-anak yang berada di masjid selamat.

"Kami belum pernah mengalami tragedi seperti ini sebelumnya. Saat ini yang bisa saya katakan hanyalah mengirim doa dan berdiri bersama seluruh keluarga di komunitas kami," ujarnya.

Ilustrasi Penembakan <b>(Freepik)</b> Ilustrasi Penembakan (Freepik)

"Sangat tidak masuk akal menjadikan tempat ibadah sebagai target," tambahnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut menanggapi insiden tersebut dan menyebutnya sebagai "situasi yang mengerikan".

"Saya sudah menerima sejumlah pembaruan awal, tetapi kami akan meninjaunya kembali dengan sangat serius," kata Trump kepada wartawan.

Baca Juga: Pria Tewas Jadi Korban Penembakan di Bandar Lampung

Sementara itu, Gubernur California, Gavin Newsom, juga telah menerima laporan terkait dugaan serangan tersebut. Melalui pernyataan kantornya di platform X, pemerintah California menyampaikan apresiasi kepada petugas pertama yang menangani situasi di lapangan.

"Kami berterima kasih kepada para petugas pertama di lokasi yang bekerja melindungi masyarakat dan mengimbau semua orang mengikuti arahan otoritas setempat," demikian pernyataan tersebut.

x|close