A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

PM Malaysia Desak Israel Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla - Ntvnews.id

PM Malaysia Desak Israel Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 14:44
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip Foto - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Malaysia Valiollah Mohammadi, di Malaysia, Selasa 7 April 2026. ANTARA/HO-Kantor Perdana Menteri Malaysia/am. Arsip Foto - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Malaysia Valiollah Mohammadi, di Malaysia, Selasa 7 April 2026. ANTARA/HO-Kantor Perdana Menteri Malaysia/am. (Antara)

Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendesak agar seluruh aktivis armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang ditahan Israel segera dibebaskan.

"Saya sedang bekerja sama erat dengan para pemimpin negara-negara sahabat untuk memastikan seluruh aktivis yang ditahan oleh rezim Zionis Israel segera dibebaskan," kata Anwar dalam pernyataannya di Kuala Lumpur pada Selasa, 19 Mei 2026.

Anwar menegaskan bahwa pemerintah Malaysia menuntut agar para aktivis tidak diperlakukan secara zalim, dihalangi hak kemanusiaannya, maupun mengalami tindakan yang tidak berperikemanusiaan.

Menurut dia, para aktivis tersebut datang membawa pesan perdamaian dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Baca Juga: 5 WNI Ditangkap Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla, Pemerintah Siapkan Langkah Pelindungan

Sebelumnya, Anwar juga telah mengecam penahanan lebih dari 100 aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla tersebut.

Ia menilai tindakan terhadap rombongan bantuan kemanusiaan itu tidak hanya melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional, tetapi juga memperlihatkan kesewenang-wenangan rezim Zionis Israel.

Anwar mengatakan tindakan tersebut dilakukan dengan menutup akses bantuan kemanusiaan, membungkam suara kemanusiaan, serta menindas pihak-pihak yang membela rakyat Palestina.

Baca Juga: Israel Cegat Kapal Bantuan Gaza, PM Malaysia Meradang!

Ia menambahkan bahwa lebih dari 100 aktivis Global Sumud Flotilla ditahan, dan 16 di antaranya merupakan warga Malaysia yang ikut dalam misi damai tersebut.

"Penindasan terhadap rakyat Palestina dan terhadap mereka yang membawa bantuan kemanusiaan harus segera dihentikan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Israel harus mempertanggungjawabkan tindakannya.

Anwar juga menegaskan bahwa dunia internasional tidak boleh terus-menerus tunduk terhadap tindakan kezaliman yang terjadi.

(Sumber: Antara)

x|close