Prabowo Ungkap Penyebab Gaji Guru dan ASN Rendah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 12:39
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo  Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro (Youtube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan salah satu penyebab rendahnya gaji guru, aparat penegak hukum, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah karena banyaknya kekayaan negara yang mengalir ke luar negeri.

"Ini sebabnya gaji guru kecil, gaji aparat penegak hukum kecil, gaji ASN kecil, ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya," kata Prabowo Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan data neraca ekspor dan impor Indonesia selama 22 tahun, yakni periode 2004-2025, yang disebut berasal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut Prabowo, nilai ekspor Indonesia mencapai USD436 miliar, sementara impor tercatat sebesar USD343 miliar.

"Ini angka dari PBB. Berarti selama 22 tahun, kekayaan kita yang tinggal di Indonesia USD436 miliar dikurangi USD343 miliar," ungkap Prabowo.

Baca Juga: Di Paripurna DPR, Prabowo Ungkap Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih dalam Tiga Tahun

Prabowo menilai Indonesia seharusnya tidak mengalami persoalan keuangan karena nilai ekspor lebih tinggi dibanding impor.

"Kalau ilmu dagang berarti yang kita jual lebih banyak dari yang kita beli. Harusnya negara ini tidak pernah akan mengalami krisis ekonomi," sebut Prabowo.

Kepala Negara itu juga menyoroti praktik kecurangan berupa under invoicing yang diduga menjadi salah satu penyebab keluarnya kekayaan Indonesia ke luar negeri. Ia menjelaskan, sejumlah pihak diduga menjual barang melalui perusahaan luar negeri milik sendiri dengan harga yang dilaporkan lebih rendah dari nilai sebenarnya.

"Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri, dia jual dari perusahaan di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya," ujar Prabowo.

x|close