Ntvnews.id, Jakarta - Sejak semalam beredar kabar adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kabar penangkapan itu beredar luas di grup-grup kalangan jurnalis.
Kepala BGN Dadan Hindayana membantah adanya penangkapan pimpinan BGN. Menurut dia informasi tersebut merupakan kabar bohong.
Saat ini, BGN memiliki dua Wakil Kepala dalam struktur organisasinya. Keduanya, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya (Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi) dan Nanik Sudaryati Deyang (Wakil Kepala Badan Gizi Nasional).
"Hoaks, kabar tidak benar," ujar Dadan, Kamis, 21 Mei 2026 malam.
Baca Juga: BGN Instruksikan SPPG Utamakan Produk Lokal untuk Program MBG
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sanjaya (kanan) dan Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang (kiri) memberikan keterangan saat meninjau proses verifikasi calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Kota Wisata Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 25 September 2 (ANTARA)
Senada dengan Kepala BGN, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna juga membantah adanya Operasi Tangkap Tangan. "Nggak ada," ucapnya, Kamis, 21 Mei 2026 malam.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo juga membantah penangkapan petinggi BGN. "Enggak ada mas," ujar Budi, Kamis malam.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. ANTARA/HO-bgn.go.id/pri (Antara)