Ntvnews.id, Jakarta - Dua perempuan berinisial EK (58) dan PW (46), meninggal dunia usai tertemper kereta api di perlintasan Kereta Api KM 147+2, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026 sekitar pukul 11.24 WIB.
Menurut laporan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cimahi, kedua korban tewas tertabrak kala hendak menyeberang rel kereta api.
"Berdasarkan keterangan saksi mata bahwa kedua korban yang sedang menyebrang di perlintasan kereta api tidak menyadari adanya kereta feeder yang akan melintas sehingga kedua korban tertemper oleh bagian depan kereta tersebut, pada akhirnya langsung dinyatakan meninggal dunia di tempat. Informasi tambahan dari kedua pihak keluarga bahwa kedua korban tersebut memiliki riwayat tuna rungu," ujarnya dalam unggahan akun Instagram @infocimahi.co, Senin, 25 Mei 2026.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah masinis KA feeder melaporkan telah menemper dua orang di jalur perlintasan tersebut kepada PPKA Stasiun Cimahi.
"Awal mula diketahui kejadian tersebut ketika Masinis KA Feeder melaporkan kepada PPKA Stasiun Cimahi telah menemper 2 orang. Mendapatkan informasi tersebut kemudian Security ST. Cimahi mendatangi tempat kejadian dan mendapati 2 orang perempuan dalam keadaan MD dengan posisi terbaring di perlintasan kereta api," kata Gofur.
Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara, kedua jenazah kemudian dievakuasi ke Ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Cibabat Cimahi.
Dua wanita tewas tertabrak kereta api di Cimahi, Jawa Barat. (Instagram)