A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kepala BGN Dadan Hindayana Tuai Pujian, Naik Haji Jalur Reguler Antre Sejak 2014 - Ntvnews.id

Kepala BGN Dadan Hindayana Tuai Pujian, Naik Haji Jalur Reguler Antre Sejak 2014

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 23:09
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. ANTARA/HO-BGN/am. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. ANTARA/HO-BGN/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana

, menjadi perhatian publik setelah diketahui menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler, bukan menggunakan layanan khusus maupun fasilitas premium.

Sorotan itu muncul setelah anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Gerindra, Mohamad Hekal, mengungkap pengalaman Dadan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Hekal menyebut banyak pihak sempat mempertanyakan keberadaan Dadan dalam beberapa hari terakhir. Ia kemudian menjelaskan bahwa Kepala BGN tengah menjalankan ibadah haji reguler seperti jamaah pada umumnya.

“Banyak yang bertanya beberapa hari ini ke mana Pak Dadan. Ternyata beliau sedang menunaikan ibadah haji reguler,” kata Hekal dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Menurut Hekal, Dadan sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan layanan ONH Plus. Namun, ia tetap memilih jalur reguler dan mengikuti mekanisme keberangkatan sebagaimana masyarakat umum.

“Ini menarik karena beliau sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas ONH Plus, tetapi memilih jalur reguler seperti masyarakat kebanyakan,” lanjutnya.

Informasi tersebut semakin menjadi perhatian karena Dadan disebut telah menunggu antrean keberangkatan haji selama kurang lebih 12 tahun, sama seperti jamaah reguler lainnya.

Tak hanya itu, Hekal juga mengungkap bahwa selama berada di Tanah Suci, Dadan menjalani ibadah dengan fasilitas standar yang biasa diterima jamaah reguler.

“Fasilitas hotel yang didapat juga biasa saja. Jaraknya sekitar 5 kilometer dari Masjidil Haram. Bahkan kemarin beliau menuju Kabah menggunakan bus bersama jamaah lainnya,” ujar Hekal.

Ia menilai sikap tersebut menunjukkan kesederhanaan seorang pejabat publik di tengah sorotan masyarakat terhadap penggunaan fasilitas negara maupun gaya hidup elite pemerintahan.

“Kesederhanaan seperti ini penting ditunjukkan pejabat publik," tutupnya.

Pemberitaan mengenai Dadan Hindayana pun ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial. Banyak pihak menilai pilihan menggunakan jalur reguler menunjukkan sikap sederhana dan kedekatan dengan masyarakat.

Sebagai pejabat yang kini memimpin Badan Gizi Nasional, langkah Dadan dinilai menghadirkan citra berbeda karena tetap menjalani proses keberangkatan haji tanpa jalur percepatan ataupun layanan eksklusif.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi dan gaya hidup pejabat negara, kisah perjalanan haji Dadan Hindayana menjadi sorotan tersendiri dan menuai beragam respons positif dari masyarakat.

x|close