Kementerian Kebudayaan dan Danantara Trust Bersinergi Revitalisasi Museum Nasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 09:23
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya menandatangani Nota Kesepahaman dengan Yayasan Danantara Trust Fund (Danantara Indonesia Trust) terkait revitalisasi Museum Nasional Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. ANTARA/ (HO-Kementerian Kebudayaan) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya menandatangani Nota Kesepahaman dengan Yayasan Danantara Trust Fund (Danantara Indonesia Trust) terkait revitalisasi Museum Nasional Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. ANTARA/ (HO-Kementerian Kebudayaan) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya menandatangani Nota Kesepahaman dengan Yayasan Danantara Trust Fund atau Danantara Indonesia Trust terkait revitalisasi Museum Nasional Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Kerja sama tersebut mencakup dukungan pengembangan fasilitas perpustakaan Museum Nasional Indonesia sebagai pusat pengetahuan dan riset kebudayaan. Selain itu, kolaborasi juga diarahkan untuk merevitalisasi area gedung museum yang terdampak kebakaran agar kembali berfungsi optimal sebagai ruang publik budaya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Kementerian Kebudayaan saat ini terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan lembaga filantropi, guna memperkuat pengembangan kebudayaan nasional.

“Sejak hadirnya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian yang berdiri sendiri, kami juga membentuk Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya sebagai bagian dari upaya melibatkan semakin banyak pemangku kepentingan, terutama dari sektor swasta, untuk bersama-sama memajukan kebudayaan nasional,” ujar Fadli Zon.

Baca Juga: Rosan Roeslani: Pelaporan Ekspor SDA ke DSI Masih Fokus Data, Belum Bahas Margin Fee

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan beragam atau cultural mega diversity yang berpotensi menjadi fondasi ekonomi dan industri budaya nasional di masa depan. Namun, pengembangan potensi tersebut membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga filantropi, dan masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya Danantara Indonesia Trust dapat membangun kepercayaan dan mendorong semakin banyak filantropis untuk ikut memajukan kebudayaan nasional kita,” tambah Menbud.

Ketua Pengurus Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan seni budaya dan ruang pembelajaran yang lebih terbuka.

Sementara itu, Chief Executive Officer Danantara sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Roeslani, menegaskan seluruh program yang dijalankan lembaganya diarahkan untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Rosan Roeslani Tegaskan Fokus Investasi Jangka Panjang di Jakarta

“Kami fokus pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan termasuk kebudayaan, kesehatan, dan sanitasi. Kami ingin memberikan dampak yang besar terhadap bidang-bidang yang menurut kami memang dibutuhkan dan bisa dijadikan prioritas untuk program-program kami ke depan,” ujar Rosan Roeslani.

Rosan juga menyampaikan bahwa sejak dibentuk pada Oktober 2025, Danantara Indonesia Trust terus membangun model filantropi yang profesional, kredibel, dan relevan melalui kerja sama dengan berbagai mitra nasional maupun internasional, termasuk Gates Foundation.

Keberadaan Danantara Indonesia Trust diharapkan mampu mendorong semakin banyak lembaga filantropi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial sekaligus penguatan kebudayaan Indonesia di tingkat global.

(Sumber: Antara)

x|close