Korut Uji Rudal Balistik dan Jelajah Baru, Kim Jong Un Pantau Langsung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mei 2026, 18:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korea Utara, yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA, Jumat (25/3/2022). ANTARA/Korean Central News Agency/Handout via Xinhua/tm/am. Ilustrasi - Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korea Utara, yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA, Jumat (25/3/2022). ANTARA/Korean Central News Agency/Handout via Xinhua/tm/am. (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Pemerintah Korea Utara mengumumkan telah melaksanakan uji coba sejumlah sistem persenjataan terbaru, termasuk rudal balistik, rudal jelajah, dan roket artileri, pada Rabu. Uji coba tersebut disaksikan langsung oleh pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, sebagai bagian dari program modernisasi militer dan target pembangunan pertahanan lima tahunan negara itu.

Peluncuran yang dilakukan pada Selasa, 26 Mei 2026 mencakup pengujian “sistem senjata rudal jelajah taktis” serta “sistem peluncuran rudal multifungsi ringan”. Pengumuman tersebut muncul sehari setelah militer Korea Selatan melaporkan bahwa Korea Utara meluncurkan beberapa proyektil, termasuk rudal balistik jarak pendek, dari wilayah pesisir barat negara itu.

Baca Juga: Korea Utara Kembali Uji Rudal Balistik, Korsel Katar-ketir

Menurut militer Korea Selatan, proyektil diluncurkan sekitar pukul 13.00 waktu setempat dan mampu menempuh jarak hingga 80 kilometer. Peluncuran ini juga menjadi uji coba rudal balistik pertama Korea Utara sejak 19 April lalu. Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, menyebut pengujian tersebut turut mencakup analisis daya ledak “hulu ledak misi khusus pada rudal balistik taktis” serta tingkat akurasi “rudal jelajah taktis” yang menggunakan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai sistem pemandu.

KCNA mengklaim rudal jelajah taktis dengan sistem navigasi otonom berpresisi tinggi itu mampu menghantam target sejauh 100 kilometer. Selain itu, rudal tersebut disebut akan ditempatkan di brigade artileri jarak jauh yang berada di sepanjang perbatasan selatan Korea Utara dengan Korea Selatan.

Baca Juga: AS Serang Lokasi Rudal dan Kapal Iran di Tengah Rencana Kesepakatan Gencatan Senjata

Kim Jong Un dilaporkan menyampaikan kepuasannya terhadap hasil pengujian tersebut. Ia menilai uji coba itu menjadi “isyarat jelas akan semakin meningkatnya kekuatan angkatan bersenjata kita”. Kim juga menegaskan bahwa sistem kendali penembakan dan sistem otomatis kendaraan peluncur telah diperbarui guna “menyesuaikan dengan kondisi peperangan modern demi meningkatkan kemampuan dalam perang”.

(Sumber: Antara)

x|close