CFD Rasuna Said Kembali Digelar 7 Juni, Waktu Pelaksanaan Dibuat Lebih Singkat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Mei 2026, 16:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
CFD Perdana di Rasuna Said Kuningan CFD Perdana di Rasuna Said Kuningan (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan kembali digelar secara rutin mulai Minggu, 7 Juni 2026.

Adapun sebelumnya pelaksanaan CFD Rasuna Said sempat dihentikan sementara untuk evaluasi dan penyempurnaan infrastruktur kawasan.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan CFD Rasuna Said akan berlangsung setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Menurut Chico, durasi CFD di Rasuna Said dibuat lebih singkat dibandingkan kawasan Sudirman-Thamrin karena mempertimbangkan aktivitas perkantoran dan mobilitas masyarakat di sekitar area tersebut yang mulai padat menjelang siang hari.

"Waktu pelaksanaan sengaja dibuat lebih singkat dibandingkan CFD Sudirman-Thamrin karena mempertimbangkan aktivitas masyarakat dan kantor di sekitar kawasan yang mulai ramai pukul 10.00 WIB," ucap Chico dalam keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Sebelum memutuskan pelaksanaan rutin kembali, Pemprov DKI Jakarta bersama Dinas Perhubungan dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan perdana CFD Rasuna Said.

Baca Juga: CFD Rasuna Said Dihentikan Sementara: Kembali Digelar Juni 2026

Chico Hakim <b>(NTVNews.id/ Adiansyah)</b> Chico Hakim (NTVNews.id/ Adiansyah)

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kesiapan infrastruktur jalan pasca-revitalisasi, pengaturan lalu lintas, akses keluar-masuk kawasan, hingga fasilitas pendukung bagi masyarakat seperti trotoar, keamanan, dan area aktivitas publik.

Selain itu, evaluasi juga mencakup dampak CFD terhadap mobilitas warga sekitar, manajemen keramaian, serta kebersihan kawasan selama kegiatan berlangsung. Meski revitalisasi kawasan Rasuna Said belum sepenuhnya rampung, Pemprov menilai area tersebut sudah cukup layak digunakan sebagai ruang publik terbuka bagi warga Jakarta.

"Hasil evaluasi secara keseluruhan positif karena memberikan manfaat ruang publik dan lingkungan, namun ada beberapa catatan teknis yang perlu ditindaklanjuti terlebih dahulu. Itulah sebabnya sempat ditiadakan sementara pada 17 Mei lalu," ungkapnya.

Saat ini, persiapan disebut telah memasuki tahap akhir, termasuk koordinasi dengan pihak kepolisian, Satpol PP, dan pengelola kawasan guna memastikan pelaksanaan berjalan lebih tertib dan nyaman.

Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan proses perbaikan dan penyempurnaan infrastruktur di kawasan Rasuna Said rampung sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta.

Dengan kembali digelarnya CFD Rasuna Said, masyarakat diharapkan memiliki alternatif ruang terbuka untuk berolahraga, bersantai, dan menikmati suasana kota yang lebih ramah lingkungan setiap akhir pekan.

x|close