Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 25 gempa susulan terjadi pascagempa berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (29/5/2026) malam.
Informasi tersebut diperoleh Kendariinfo dari BMKG pada Sabtu (30/5). Hingga pukul 11.50 Wita, aktivitas gempa susulan masih terus tercatat di wilayah tersebut.
“Terhitung dari pukul 11.50 Wita (Sabtu, 30 Mei), sudah terjadi 25 gempa bumi susulan,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, Nasrol Adil.
Sebelumnya, gempa utama berkekuatan magnitudo 4,5 terjadi pada pukul 22.34 Wita. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 3,56 lintang selatan (LS) dan 122,30 bujur timur (BT) atau sekitar 22 kilometer timur Konut dengan kedalaman 4 kilometer.
Getaran gempa tersebut dirasakan di Kota Kendari dan Konut dengan intensitas III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI), yakni getaran dirasakan banyak orang dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang. Sementara itu, di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Konawe, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI atau getaran yang terasa nyata di dalam rumah.
View this post on Instagram
Sebelum gempa utama terjadi, wilayah yang sama juga diguncang gempa berkekuatan magnitudo 3,0 pada pukul 22.29 Wita. Setelah itu, BMKG mencatat sejumlah gempa susulan, di antaranya berkekuatan magnitudo 2,8, 2,2, 2,5, dan 2,4 yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari 30 menit setelah gempa utama.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang.
Ilustrasi - Seismograph gempa bumi. (ANTARA/Shutterstock/McCarony) (Antara)