Ntvnews.id, Moskow - Pemerintah Filipina telah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang dijadwalkan berlangsung di Manila pada November 2026. Undangan tersebut disampaikan oleh Filipina dalam kapasitasnya sebagai ketua ASEAN tahun ini.
Informasi tersebut diungkapkan Duta Besar Filipina untuk Rusia, Igor Bailen, dalam keterangannya kepada kantor berita RIA Novosti. Menurut Bailen, undangan kepada pemimpin Rusia itu telah dikirimkan beberapa waktu lalu sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan forum regional terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Baca Juga: Menlu Sebut Kehadiran Maung Prabowo di KTT ASEAN Tuai Respons Positif Delegasi Asing
"Sejauh yang saya ingat, (undangan resmi untuk Putin) telah dikirim tahun lalu atau awal tahun ini," kata Dubes Bailen kepada RIA Novosti.
Meski undangan telah disampaikan, hingga kini pemerintah Filipina masih menunggu jawaban resmi dari pihak Rusia. Bailen mengatakan belum ada konfirmasi yang diterima baik dari Kementerian Luar Negeri Rusia maupun dari Kremlin mengenai kehadiran Putin dalam pertemuan tersebut.
"Tetapi, kata dia, pihak Filipina belum menerima respons atas undangan tersebut."
"Kami masih menunggu respons dari Kementerian Luar Negeri Rusia atau Kremlin, dan saya harap Vladimir Vladimirovich Putin dapat mengunjungi negara kami," ucap Dubes Filipina itu.
Kehadiran Putin dalam KTT ASEAN dinilai akan menjadi perhatian penting mengingat Rusia merupakan salah satu mitra dialog strategis ASEAN. Partisipasi pemimpin Rusia juga berpotensi memperkuat pembahasan mengenai kerja sama ekonomi, keamanan kawasan, energi, serta berbagai isu geopolitik yang berkembang di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Spesifikasi Airbus A400M TNI AU yang Antar Maung Prabowo ke KTT ASEAN Filipina
KTT ASEAN ke-49 dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina, pada 10 hingga 12 November 2026. Selain pertemuan para pemimpin negara anggota ASEAN, agenda tersebut juga akan mencakup serangkaian pertemuan dengan negara-negara mitra dialog ASEAN.
Forum tersebut turut akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur atau East Asia Summit (EAS), yang mempertemukan para pemimpin ASEAN dengan sejumlah negara mitra utama di kawasan. Pertemuan ini menjadi salah satu wadah strategis untuk membahas isu-isu politik, keamanan, ekonomi, dan kerja sama regional yang menjadi perhatian bersama.
(Sumber: Antara)
Photo file: Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di hadapan peserta KTT ASEAN melalui tautan video di kediamannya di luar Moskow, Rusia, Kamis (28/10/2021). ANTARA FOTO/Sputnik/Evgeniy Paulin/Kremlin via REUTERS/AWW/djo. (Antara)