AS Bahas Perluasan Penempatan Senjata Nuklir NATO di Eropa, Negara Baltik dan Polandia Berminat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 17:45
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Amerika Serikat dilaporkan tengah membahas kemungkinan memperluas penempatan sistem persenjataan nuklir di kawasan Eropa melalui negara-negara anggota NATO. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi aliansi dalam memperkuat kemampuan pencegahan dan respons terhadap berbagai ancaman keamanan di kawasan.

Laporan harian The Financial Times yang terbit pada Selasa menyebutkan bahwa sejumlah pejabat Amerika Serikat telah memberikan sinyal mengenai kesiapan untuk memperluas cakupan penempatan di luar enam negara yang saat ini menjadi tuan rumah bagi pesawat pembawa senjata nuklir milik AS.

Rencana tersebut berkaitan dengan penempatan pesawat berkemampuan ganda (dual-capable aircraft), yakni pesawat yang dapat menjalankan misi konvensional sekaligus membawa senjata nuklir. Jika terealisasi, negara-negara anggota NATO lainnya berpotensi menjadi lokasi baru bagi pesawat tersebut sebagai bagian dari sistem pertahanan kolektif aliansi.

Baca Juga: Jepang Kirim Personel Militer ke Misi NATO untuk Ukraina di Jerman

Menurut laporan tersebut, beberapa negara di kawasan Baltik serta anggota NATO di wilayah sayap timur, termasuk Polandia, menunjukkan minat untuk menjadi lokasi penempatan pesawat berkemampuan ganda milik Amerika Serikat. Negara-negara tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena berada relatif dekat dengan perbatasan Rusia.

Sumber yang mengetahui perkembangan pembahasan itu menyebutkan bahwa diskusi masih berlangsung di lingkungan internal NATO. Minat terbesar terhadap skema penempatan baru tersebut disebut datang dari negara-negara yang berada di garis depan kawasan timur aliansi.

Baca Juga: Drone Milik Rusia Jatuh di Rumania, Ini Reaksi NATO

Perkembangan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Rusia berulang kali menyampaikan keberatannya terhadap aktivitas militer NATO yang semakin intensif di dekat wilayah perbatasannya.

Pemerintah Rusia menilai peningkatan kehadiran dan aktivitas militer NATO di kawasan tersebut sebagai perkembangan yang perlu mendapat perhatian serius. Sementara itu, Kremlin menegaskan bahwa Rusia tidak mengancam negara lain, namun akan tetap mencermati dan merespons setiap langkah yang dianggap dapat membahayakan kepentingan keamanan nasionalnya.

(Sumber: Antara)

x|close