Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran koperasi sebagai fondasi utama ekonomi Pancasila. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
Menurut Ferry, pesan Presiden mengenai penguatan koperasi menjadi amanat penting yang harus diwujudkan melalui berbagai program konkret guna menciptakan sistem ekonomi yang lebih berpihak kepada masyarakat.
“Apa yang disampaikan Presiden Prabowo adalah mandat ideologis sekaligus operasional bagi kami. Kementerian Koperasi siap menerjemahkan arahan tersebut di lapangan,” ujar Ferry dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Sebagai langkah nyata, Kementerian Koperasi akan mempercepat pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.
Baca Juga: Sebanyak 1.061 Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Jatim dan Jateng
Ferry menjelaskan bahwa koperasi harus menjadi instrumen yang mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengembangan KDKMP diarahkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat lokal.
“Lewat program KDKMP, kita akan memperkuat fondasi ekonomi dari akar rumput, memastikan desa menjadi pusat pertumbuhan baru, dan menjadikan koperasi sebagai benteng utama pertahanan ekonomi warga,” katanya.
Sebelumnya, dalam upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai ekonomi Pancasila secara nyata, termasuk menghidupkan kembali peran koperasi sebagai sarana utama dalam upaya mengurangi kemiskinan dan memperluas pemerataan kesejahteraan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Merah Putih Permudah Aktivasi JKN
Presiden juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama puluhan tahun belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, penguatan koperasi dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Menurutnya, ekonomi Pancasila bukan sekadar gagasan, melainkan jalan untuk memastikan kekayaan nasional benar-benar dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
(Sumber: Antara)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan paparan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (13/5/2026). ANTARA/HO-Kemenkop. (Antara)