Tentara AS dan Inggris Tewas dalam Kecelakaan Saat Latihan Militer di Irak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tentara AS terlihat di dekat kendaraan militer selama latihan NATO di Lithuania. Tentara AS terlihat di dekat kendaraan militer selama latihan NATO di Lithuania. (Antara)

Ntvnews.id, Baghdad - Seorang prajurit Amerika Serikat dan seorang anggota militer Inggris dilaporkan meninggal dunia dalam insiden yang terjadi saat pelaksanaan latihan militer di Irak.

Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut berlangsung di Pangkalan Udara Irbil, wilayah Kurdistan Irak, pada Minggu, 31 Mei 2026

"Dengan rasa sesal yang mendalam kami mengonfirmasi kecelakaan latihan terjadi di utara Irak pada Minggu, 31 Mei, yang mengakibatkan seorang anggota tentara Angkatan Darat Inggris meninggal dunia," demikian rilis resmi Kemhan Inggris, , dikutip dari AFP, Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam keterangannya, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa keluarga korban telah menerima pemberitahuan mengenai kejadian tersebut. Otoritas juga meminta ruang bagi keluarga untuk menjalani masa berkabung sebelum informasi lebih rinci diumumkan kepada publik.

"Pikiran dan simpati kami bersama keluarga dan rekan-rekan yang ditinggalkan," demikian pernyataan Kemhan.

Sementara itu, Angkatan Darat Inggris juga mengonfirmasi bahwa keluarga korban telah diberi informasi terkait kecelakaan tersebut. Namun, pihak militer belum mengungkap identitas korban maupun rincian mengenai penyebab insiden yang terjadi selama latihan berlangsung.

Baca Juga: Iran Ancam Serang Hotel yang Tampung Tentara AS di Timur Tengah

Pangkalan Udara Irbil selama ini menjadi salah satu lokasi penting bagi kehadiran militer Amerika Serikat di Irak. Wilayah tersebut digunakan sebagai basis operasi dalam mendukung upaya memerangi kelompok ISIS serta memperkuat hubungan keamanan dengan pemerintah daerah Kurdistan.

Keberadaan pasukan AS di kawasan itu juga mendapat dukungan dari sebagian masyarakat Kurdi yang memandang mereka sebagai mitra strategis dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan dari luar.

Insiden di Irak ini terjadi hanya beberapa pekan setelah dua personel militer Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia di Maroko. Kedua prajurit tersebut tewas setelah terjatuh dari tebing saat melakukan aktivitas pendakian di luar jam dinas.

Peristiwa di Maroko terjadi setelah mereka mengikuti latihan militer multinasional tahunan African Lion. Keduanya sempat dinyatakan hilang pada 2 Mei sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kecelakaan yang menewaskan personel militer AS dan Inggris di Irak kini masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini, otoritas terkait belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai kronologi maupun faktor yang menyebabkan insiden tersebut terjadi selama latihan militer berlangsung.

x|close