Polisi Periksa Lima Saksi untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Besar di Kemayoran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 07:09
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung meninjau korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung meninjau korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat terus menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, 1 Juni 2026 malam. Hingga kini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi guna mengumpulkan informasi terkait asal mula kebakaran tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung, mengatakan proses pemeriksaan masih berlangsung dan keterangan para saksi akan menjadi bahan penting dalam mengungkap penyebab pasti insiden yang menghanguskan ratusan rumah warga itu.

"Sampai saat ini, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut Reynold, para saksi yang telah dimintai keterangan bukan berasal dari warga yang terdampak langsung oleh kebakaran. Hal itu karena sebagian korban masih berada dalam kondisi trauma dan syok akibat musibah yang menghancurkan tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Disdik DKI Pastikan Siswa Korban Kebakaran Kemayoran Tetap Bisa Ikut Ujian Susulan

Dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat informasi yang mengarah pada dugaan kebakaran dipicu oleh kompor. Namun demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan penyebab utama kebakaran.

"Kami masih meminta keterangan saksi yang dari pihak luar, dengan alasan beberapa saksi lainnya yang menjadi potensi untuk kita mintai keterangan itu masih syok," ujar Reynold.

Sementara itu, dampak kebakaran tercatat cukup besar. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat melaporkan ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menyebut jumlah warga terdampak mencapai sekitar 620 jiwa yang berasal dari 330 kepala keluarga (KK).

Baca Juga: Terpopuler: Seskab Teddy Soal Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Kebakaran di Kemayoran

"Terdapat kurang lebih 620 jiwa yang kehilangan tempat tinggal," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 500 jiwa berasal dari wilayah RT 12 hingga RT 16 RW 04 Kelurahan Kebon Kosong. Sementara itu, sekitar 120 jiwa lainnya berasal dari RT 01 hingga RT 03 RW 05 yang juga terdampak kebakaran.

Insiden tersebut menghanguskan lebih dari 300 rumah semi permanen di kawasan padat penduduk tersebut. Saat ini, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan untuk memastikan penyebab kebakaran, sementara pemerintah daerah bersama instansi terkait fokus pada penanganan dan bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

(Sumber: Antara)

x|close