Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyambut kedatangan Menteri Luar Negeri Hakan Fidan di Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026 malam menjelang kunjungan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026.
Melalui unggahan di akun media sosial resmi @Menlu_RI, Sugiono menegaskan eratnya hubungan antara Indonesia dan Turkiye yang selama ini dibangun atas dasar solidaritas dan kerja sama yang kuat dalam berbagai isu internasional.
“Indonesia amat mengapresiasi dukungan teguh serta solidaritas Turkiye dalam membela prinsip-prinsip kita bersama,” kata Menlu RI.
Unggahan tersebut juga menampilkan momen penyambutan saat Sugiono menerima langsung kedatangan Hakan Fidan di bandara. Keduanya terlihat berjabat tangan sesaat setelah Fidan turun dari pesawat pemerintah Turkiye.
Kunjungan resmi Menlu Turkiye ke Indonesia bertujuan memperkuat hubungan bilateral kedua negara sekaligus membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Berdasarkan keterangan sumber Kementerian Luar Negeri Turkiye yang dikutip Anadolu, Fidan akan mengadakan serangkaian pembahasan terkait peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan, pertahanan, serta berbagai tantangan keamanan regional dan global.
Dalam agenda tersebut, kedua negara akan membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas kolaborasi di sejumlah sektor prioritas, termasuk infrastruktur, energi, transportasi, digitalisasi, kecerdasan buatan, teknologi tinggi, dan industri makanan halal.
Baca Juga: Menlu Sugiono Nilai Indonesia Layak Jadi Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB
Pemerintah Turkiye juga mendorong peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga mencapai 10 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp178,3 triliun. Selain itu, Fidan dijadwalkan meninjau perkembangan proyek-proyek kerja sama industri pertahanan yang sedang berjalan serta mengeksplorasi peluang kolaborasi baru di sektor tersebut.
Isu internasional juga menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan ini. Mengenai situasi di Palestina, Fidan akan menegaskan kembali komitmen Turkiye dan Indonesia untuk terus menjaga komunikasi yang erat terkait perkembangan di Gaza serta melanjutkan upaya bersama dalam mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Selain Palestina, pembahasan juga akan mencakup sejumlah isu geopolitik penting lainnya, seperti perkembangan di Iran dan Selat Hormuz, kondisi di Suriah, konflik Rusia-Ukraina, situasi keamanan di Somalia, Sudan, dan Libya, serta berbagai tantangan keamanan regional dan global, termasuk di kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: Sugiono di DK PBB Dorong Reformasi Sistem Multilateral dan Dewan Keamanan
Kunjungan ini menjadi bagian dari intensitas hubungan diplomatik yang semakin erat antara Indonesia dan Turkiye dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Hakan Fidan terakhir berkunjung ke Indonesia pada Februari 2025 mendampingi Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dalam kunjungan resmi kenegaraan.
Selain itu, Sugiono dan Fidan juga telah bertemu di Ankara pada Januari lalu dalam forum Pertemuan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan format 2+2 pertama antara Indonesia dan Turkiye, yang menjadi tonggak penting dalam penguatan kemitraan strategis kedua negara.
(Sumber: Antara)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyambut Menlu Turkiye Hakan Fidan yang tiba di Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam untuk melakukan kunjungan resmi di Indonesia, Rabu (3/6/2026). ANTARA/HO-Kemlu RI/am. (Antara)