Taiwan Kerahkan Kapal Pantau Operasi China di Perairan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 08:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Peta Taiwan dan China Peta Taiwan dan China (VOA)

Ntvnews.id, Taipei - Taiwan mengirim sejumlah kapal penjaga pantai pada Minggu, 7 Juni 2026 sebagai respons terhadap operasi yang dilakukan China di perairan timur pulau tersebut. Taipei menilai aktivitas Beijing itu bertentangan dengan hukum internasional.

Dilandir dari AFP, Senin, 8 Juni 2026 langkah Taiwan diambil setelah media pemerintah China melaporkan bahwa operasi penegakan hukum yang dijalankan di kawasan tersebut merupakan respons atas rencana Jepang dan Filipina untuk memulai pembahasan mengenai penetapan batas maritim.

Sebelumnya, Jepang dan Filipina mengumumkan pada bulan lalu bahwa mereka akan memulai perundingan resmi guna menentukan batas zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen masing-masing. Rencana itu memicu keberatan dari China.

Kantor berita pemerintah China, Xinhua, melaporkan bahwa Kementerian Transportasi China pada Sabtu telah mengerahkan polisi maritim dari Provinsi Fujian dan Guangdong untuk menjalankan "operasi penegakan hukum lalu lintas maritim khusus di perairan timur Pulau Taiwan."

Meski demikian, laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci bentuk operasi yang dilakukan, durasi pelaksanaannya, maupun apakah kegiatan tersebut masih berlangsung. Tidak disebutkan pula jumlah kapal yang dikerahkan ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Pesawat Latih Militer Taiwan Jatuh, 2 Pilot Tewas

Menurut Xinhua, operasi itu merupakan "tindakan yang diperlukan untuk menanggapi pengumuman sepihak Jepang dan Filipina bahwa mereka akan memulai 'negosiasi tentang penetapan batas maritim'" di kawasan yang berdekatan dengan Taiwan.

Menanggapi hal itu, penjaga pantai Taiwan menyatakan telah mengerahkan armada yang diperlukan untuk memantau dan merespons situasi. Otoritas Taiwan mengaku telah mengawasi pergerakan kapal-kapal China selama operasi berlangsung.

Taiwan mendeteksi empat kapal pemerintah China yang berangkat dari Pelabuhan Xiamen dan berlayar di luar zona perairan terlarang Taiwan yang berada di bagian barat daya pulau tersebut.

Untuk memperkuat pengawasan, penjaga pantai Taiwan mengirim lebih dari lima kapal patroli ke area terkait.

China Taiwan <b>(Istimewa)</b> China Taiwan (Istimewa)

Dalam keterangannya, otoritas Taiwan memperkirakan kapal-kapal China akan memasuki wilayah perairan yang menjadi perhatian pada Minggu. Mereka juga menegaskan bahwa "China tidak memiliki hak kedaulatan apa pun di perairan timur Taiwan".

Pemerintah Taiwan sebelumnya menyatakan bahwa setiap pembicaraan mengenai batas maritim antara Jepang dan Filipina seharusnya turut melibatkan Taipei.

Baca Juga: Taiwan Balas Peringatan Xi ke Trump, Sebut China Ancaman Perdamaian Kawasan

Hubungan antara Jepang dan Filipina sendiri semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena keduanya memiliki keberatan terhadap klaim maritim China di sejumlah wilayah perairan Asia Timur dan Asia Tenggara.

Sementara itu, Jepang dan China masih terlibat sengketa wilayah dan kepentingan ekonomi di Laut China Timur, yang kerap memicu ketegangan antara kapal penjaga pantai kedua negara di kawasan tersebut.

x|close