Keanu Bawa Bukti Rekening Koran untuk Bantah Terima Endorse dari Hanania Group

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jun 2026, 10:19
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Selebgram atau pemengaruh bernama Muhammad Miftahuda atau lebih dikenal dengan nama Keanu Angelo (tengah) didampingi kuasa hukumnya Charles P. Situmorang (kiri) saat ditemui usai memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan jemaa Selebgram atau pemengaruh bernama Muhammad Miftahuda atau lebih dikenal dengan nama Keanu Angelo (tengah) didampingi kuasa hukumnya Charles P. Situmorang (kiri) saat ditemui usai memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan jemaa (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Selebgram Keanu, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin siang, 8 Juni 2026. Kehadirannya bertujuan untuk memberikan klarifikasi sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang menjerat Hanania Group.

Usai menjalani pemeriksaan intensif, Keanu menegaskan posisinya dalam pusaran kasus ini. Di hadapan awak media, ia secara tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya menerima aliran dana besar sebagai biaya endorsement dari biro perjalanan tersebut.

Menepis isu miring yang beredar di media sosial, Keanu menjelaskan bahwa hubungannya dengan Hanania Group murni berdasarkan kesepakatan barter, bukan kontrak berbayar dalam bentuk uang tunai.

"Saya jelaskan di dalam bahwa saya tidak menerima uang endorse-an sama sekali. Kerja samanya itu barter. Jadi, mereka memberangkatkan saya umrah, dan imbalannya saya membagikan testimoni serta pengalaman selama di sana melalui media sosial," ungkap Keanu ke awak media, 8 Juni 2026.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan anggapan bahwa ia menjadi brand ambassador (BA) jangka panjang bagi Hanania Group. Menurutnya, kerja sama tersebut bersifat sekali jalan dan selesai setelah kontrak promosi terpenuhi.

Demi memperkuat kesaksiannya dan membuktikan transparansi, Keanu mengambil langkah proaktif dengan menyerahkan bukti finansial pribadinya kepada penyidik. Ia membawa rekening koran dari periode saat kerja sama tersebut berlangsung.

"Aku bawa rekening koran periode saat aku berangkat, yaitu dua tahun yang lalu. Ini untuk membuktikan bahwa memang tidak ada aliran dana apa pun dari Hanania Group ke rekening aku," tuturnya.

Keanu mengaku dicecar sekitar 25 pertanyaan oleh tim penyidik. Materi pemeriksaan meliputi awal perkenalannya dengan pihak Hanania, detail kontrak kerja sama, hingga klarifikasi mendalam soal dugaan aliran dana yang selama ini menjadi spekulasi publik.

Keanu juga menceritakan kronologi awal keterlibatannya dengan Hanania Group. Ia mengaku pertama kali bertemu dengan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, pada Mei 2024 di Bali. Dari pertemuan singkat itulah kesepakatan barter umrah bermula, tanpa ada kecurigaan bahwa perusahaan tersebut akan bermasalah di kemudian hari.

Selain mengklarifikasi posisinya, Keanu juga mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam bagi para jemaah yang menjadi korban dalam kasus ini. Ia menyadari bahwa posisinya sebagai publik figur turut memberikan pengaruh terhadap kepercayaan masyarakat.

"Hari ini saya mau mengucapkan turut prihatin terhadap jemaah yang gagal berangkat. Saya berharap agar jemaah sekalian bisa mendapatkan haknya kembali," ujar Keanu dengan tulus.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk membantu pihak kepolisian hingga kasus ini tuntas. 

"Saya amat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan saya akan berlaku kooperatif dalam setiap proses hukum yang berjalan," pungkasnya.

Sebelumnya nama Keanu dan Awkarin CS sempat ramai diperbincangkan publik, karena deretan influencer yang diduga menerima endorse dari Hanania Group, yang kini terjerat dalam kasus dugaan penipuan umrah.

x|close