Viral Paspor Berserakan di BSD, Polisi dan Imigrasi Lakukan Penelusuran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jun 2026, 16:17
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Paspor Berserakan di BSD Paspor Berserakan di BSD (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah paspor yang dinarasikan milik jemaah haji serta umrah sempat ditemukan berserakan di Jalan Letjen Sutopo, Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Temuan ini kemudian viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan, melakukan pengecekan di lokasi. Hasilnya, polisi menyebut hanya menemukan sampul paspor serta satu paspor yang sudah tidak berlaku. Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, menegaskan hasil pemeriksaan di lapangan tersebut.

"Sudah pengecekan, benar. Kalau yang berserakan ada cuma sampul, dan satu paspor yang ditemukan, dan sudah kedaluwarsa," kata Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, Selasa (9/6/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa barang yang ditemukan di lokasi sudah ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

"Sudah diambil Imigrasi Tangerang Kota," katanya.

Terkait asal-usul benda tersebut, kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Pelaku masih lidik," katanya.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Terima 687 Aduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group

Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang viral tersebut. Namun saat petugas tiba, paspor-paspor yang dilaporkan berserakan sudah tidak ditemukan.

Dalam keterangan tertulisnya, petugas hanya menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan dokumen paspor.

"Sehubungan dengan informasi yang beredar di media sosial mengenai temuan sejumlah paspor yang diduga milik jemaah haji/umrah dalam kondisi berserakan di sekitar Halte Bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan, pada hari Minggu tanggal 7 Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang melalui bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) telah melakukan penelusuran dan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi tersebut," jelas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lapangan pada malam hari di hari yang sama. Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan lagi tumpukan paspor seperti yang sebelumnya beredar di media sosial.

Baca Juga: Kapuspen TNI Tegaskan Kehadiran Perwira di Jabatan Sipil Bukan Ancaman Bagi Demokrasi

"Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, petugas tidak menemukan lagi adanya tumpukan paspor sebagaimana yang terlihat pada unggahan media sosial. Namun demikian, petugas menemukan dua buah sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman paspornya, sehingga terdapat indikasi bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor bekas di lokasi tersebut,"

Petugas juga menemukan dokumen lain yang diduga berkaitan dengan temuan tersebut.

"Selain itu, petugas juga menemukan beberapa lembar dokumen berupa bukti setoran haji yang diduga memiliki keterkaitan dengan dokumen yang sebelumnya berada di lokasi tersebut," sambung dia.

Imigrasi juga menindaklanjuti temuan itu dengan melakukan penelusuran data pada sistem penerbitan paspor.

"Untuk mendapatkan data atau keterangan lebih lanjut perihal pemilik serta penjamin paspor tersebut," sambungnya.

x|close