Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap identitas empat tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Selain Bupati Muara Enim Edison, tiga tersangka lainnya turut ditetapkan dalam perkara tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa tiga tersangka lain terdiri atas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, Adi Triyadi yang merupakan keponakan Bupati Edison, serta pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.
"Benar," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Baca Juga: Selain Bupati Muara Enim, 3 Orang Lainnya Juga Jadi Tersangka Suap Pengadaan
Dalam penanganan perkara ini, keempat tersangka telah diperlihatkan kepada publik dengan mengenakan rompi oranye khas KPK. Mereka kemudian dibawa ke mobil tahanan secara bertahap dari Gedung Merah Putih KPK.
Pada kloter pertama, Cory Erin Hardi tampak lebih dulu dibawa ke mobil tahanan. Sementara itu, pada kloter kedua, Edison bersama Abi Nurwardani dan Adi Triyadi keluar dari gedung KPK untuk selanjutnya dibawa ke kendaraan tahanan.
Meski demikian, Edison terlihat tidak banyak memberikan respons saat dihujani pertanyaan oleh awak media yang telah menunggu sejak pagi.
Baca Juga: KPK Sita Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim Edison
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan dan Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026 dan mengamankan total sepuluh orang yang terdiri dari unsur pemerintah daerah serta pihak swasta.
Dari hasil OTT tersebut, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan di Pemkab Muara Enim. KPK juga menyita barang bukti senilai sekitar Rp2 miliar yang terdiri dari uang tunai dalam berbagai mata uang serta saldo rekening terkait perkara tersebut.
(Sumber: Antara)
Bupati Muara Enim Edison (tengah) berjalan menuju mobil tahanan setelah keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Rio Feisal (Antara)