Ntvnews.id, Jakarta - Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 sebagai langkah konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja strategis untuk mendukung dan menyukseskan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Umum Gekira, Nikson Silalahi, menegaskan bahwa Rakernas kali ini menjadi momentum penting bagi seluruh kader untuk memperkuat peran organisasi dalam mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat luas.
"Tujuan Rakernas ini adalah merumuskan program kerja lanjutan Gekira untuk mendukung dan menyukseskan program kerja Presiden Prabowo Subianto ke depan,” ujar Nikson di Gedung NT Tower, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam Rakernas tersebut, para kader juga mendapat arahan dari Ketua Dewan Pembina Gekira sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, agar lebih aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya terkait program-program pemerintah.
Menurut Nikson, kader Gekira dan Gerindra perlu tampil di ruang publik maupun media sosial untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai kebijakan pemerintah yang kerap menjadi sasaran kritik atau informasi yang dianggap tidak sesuai fakta.
"Jadi harus berani bersuara, speak up di media sosial melalui handphone, diskusi-diskusi untuk menyatakan bahwa serangan-serangan yang kira-kira mendiskreditkan program-program ba Presiden itu harus dijawab dengan," terangnya.
Ia memberikan contoh, Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nikson mengakui bahwa setiap program besar tentu memiliki tantangan dalam pelaksanaannya. Namun, menurutnya, manfaat program tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Ia menilai program MBG merupakan salah satu kebijakan yang penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses pangan bergizi.
Selain program sosial, Rakernas Gekira juga menyoroti langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam, termasuk sektor pertambangan dan perkebunan.
Nikson menyebut berbagai kebijakan yang dilakukan Presiden Prabowo untuk menekan praktik penyelewengan dan kebocoran negara merupakan langkah yang perlu mendapat dukungan.
Menurutnya, upaya penertiban tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan yang selama ini terdampak oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.
"Dan tentu risikonya ada ketika ada pihak-pihak yang hari ini merasa terganggu dengan kebijakan Presiden, mereka tentu melakukan upaya-upaya katakanlah menghambat, menghadang kegiatan Presiden. Itulah yang kita diminta, kami sekarang juga meminta kepada seluruh kader Gekira, seluruh kader Gerindra untuk tampil menyuarakan kebenaran mendukung program-program baik Presiden Prabowo Subianto," ungkapnya.
Rakernas Gekira 2026 dihadiri oleh pengurus dan kader dari berbagai daerah di Indonesia. Perwakilan dari 32 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gekira tingkat provinsi telah hadir mengikuti agenda nasional tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi organisasi menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di masing-masing wilayah.
Dimpos Tampubolon dan Nikson Silalahi (Ntvnews.id/Adiansyah)