Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.
Menurutnya, seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, berhak merasakan manfaat pembangunan dan kehadiran negara secara nyata.
Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar saat menghadiri acara Rakernas Gekira yang digelar di NT Tower, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia menekankan bahwa program-program pemerintah saat ini tidak hanya berfokus pada kota-kota besar, tetapi juga menjangkau kawasan perbatasan yang selama ini menjadi garda terdepan kedaulatan bangsa.
"Pemerintah hadir hingga ke batas negeri. Program pemerintah menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan perbatasan. Sulawesi Utara dengan Filipina, Papua dengan Papua Nugini, Kalimantan Barat dengan Malaysia, Kepri dengan Malaysia," ungkapnya.
Maruarar Sirait (Ntvnews.id/Adiansyah)
Menurutnya, pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di daerah perbatasan memiliki nilai strategis, bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebangsaan dan menjaga kedaulatan negara.
Ia menegaskan bahwa kualitas hunian masyarakat Indonesia di wilayah perbatasan harus mampu bersaing bahkan lebih baik dibandingkan kawasan negara tetangga.
"Jangan nanti kok kenapa di Malaysia bagus rumahnya, di kita jelek. Kita harus buat di Indonesia lebih bagus daripada di Malaysia. Buat harga diri! Buat negara hadir di situ," katanya lagi.
Maruarar menilai pembangunan rumah yang layak di wilayah perbatasan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap bangsa dan negara. Dengan lingkungan yang lebih baik, masyarakat akan semakin kuat dalam menjaga wilayahnya sekaligus menjadi bagian penting dari sistem pertahanan nasional.
Menurutnya, warga yang merasakan manfaat pembangunan akan memiliki ikatan yang lebih kuat terhadap Indonesia dan siap menjaga wilayah tempat tinggal mereka dari berbagai ancaman.
"Kita harus buat mereka, dan sebagai pertahanan keamanan kalau daerah perbatasan rumah-rumahnya bagus, mereka akan membela negara. Kalau ada yang mengganggu, mereka duluan soal pertahanan keamanan rakyat yang ada di tempat itu. Inilah komitmen bersama," imbuhnya.
Maruarar Sirait (Ntvnews.id/Adiansyah)